Manusia dan Kucing Ngobrol Bukan Khayalan Lagi

Makanan kucing.
Sumber :
  • pexels.com

Jakarta, VIVA – Jika Anda pemilik hewan peliharaan, kemungkinan besar Anda pernah melihat anjing atau kucing Anda dan berpikir, "Saya benar-benar berharap bisa memahami Anda."

img_title Bursa Asia Ngegas Usai Kekhawatiran AI Mereda, Investor Tunggu Data Inflasi Tiongkok

Mungkin saat mereka membangunkan Anda pada pukul empat pagi sambil melompat di dada Anda, mengeong seolah dunia akan kiamat. Atau mungkin Anda hanya ingin memahami apa arti suara-suara kecil itu saat anjing Anda menggerutu kepada Anda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah, sebentar lagi, kita bisa memiliki AI yang memungkinkan kita berbicara dengan kucing, dan bahkan berbicara dengan anjing.

img_title Google PHK Ratusan Karyawan, AI Lagi-lagi Jadi Biang Kerok

Salah satu opsi yang paling unggul saat ini adalah Meowtalk, aplikasi telepon pintar yang menggabungkan kekuatan pembelajaran mesin dengan suara yang dibuat kucing Anda.

Menurut laman web aplikasi tersebut, Meowtalk adalah "aplikasi penerjemah kucing yang didukung sains dan AI nomor 1."

img_title Aktris Buatan AI Tilly Norwood Hebohkan Hollywood dan Tuai Kecaman

Namun, perlu dicatat bahwa, seperti yang ditunjukkan oleh Scientific American, satu-satunya studi nyata yang membahas tentang keakuratan aplikasi ini berasal dari anggota tim dibaliknya.

Tentu saja, tidak ada yang menghalangi Anda untuk mencobanya sendiri. Namun, ini hanyalah salah satu cara perusahaan memanfaatkan keinginan kita untuk berbicara dengan hewan peliharaan.

Ya, sangat jelas bahwa suara yang dibuat hewan dimaksudkan untuk menyampaikan semacam makna. Dan kami bahkan telah melihat contoh di mana hewan seperti paus bungkuk mencoba berkomunikasi dengan manusia.

"Kami juga berhasil dengan hewan yang menggunakan tombol untuk menyampaikan pesan. Namun, AI yang benar-benar memungkinkan kita berbicara dengan kucing seperti mereka berbicara dengan manusia? Itu masih tampak agak mengada-ada, bukan?" seperti dikutip dari situs BGR.

Namun, apapun pendapat Anda, ada beberapa ilmu yang mendukungnya. Misalnya, para ahli etologi (sebutan keren untuk ilmuwan yang mempelajari perilaku hewan) telah menggolongkan banyak suara yang dibuat kucing ke dalam beberapa kategori.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi, lebih dari satu perusahaan ingin masuk ke bidang pemahaman pola bicara kucing Anda. Baru pada Desember 2024, perusahaan China bernama Baidu mengajukan permohonan paten untuk metode yang dirancang untuk mengubah suara hewan menjadi bahasa manusia.

Juru bicara Baidu mengatakan bahwa sistem tersebut masih dalam tahap penelitian. Dikombinasikan dengan upaya lain untuk mengartikan makna dibalik suara hewan, tidak akan terlalu mengejutkan jika AI benar-benar memungkinkan kita berbicara dengan kucing. Satu-satunya hal yang perlu kita tanyakan kepada diri sendiri adalah apakah kita benar-benar siap mendengar semua yang mereka katakan.

Ilustrasi wisuda.

IMF Peringatkan Gelombang 'Tsunami AI', Fresh Graduate Bisa Makin Sulit Dapat Kerja

IMF sebut AI seperti tsunami yang menghapus kerja entry level. Riset global ungkap dampak tak merata dan strategi penting agar mahasiswa tetap relevan.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut