Waspada Leptospirosis di Musim Hujan dan Banjir: Kenali Gejalanya Segera!

Banjir dan Bahaya Leptospirosis
Sumber :
  • vstory

Jakarta – Musim hujan dan banjir membawa berbagai risiko kesehatan, salah satunya adalah leptospirosis. Penyakit yang dikenal sebagai 'penyakit kencing tikus' ini disebabkan oleh bakteri Leptospirosis yang terdapat pada air kencing tikus yang terkontaminasi. Bakteri ini dapat masuk ke tubuh manusia melalui luka terbuka, selaput lendir mata, hidung dan mulut.

Leptospirosis memiliki gejala yang beragam dan dapat menyerupai penyakit lain, sehingga sering kali sulit untuk didiagnosis, melansir dari Kemenkes, berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai.

1. Demam tinggi hingga 39 derajat celcius, demam berlangsung selama 2-7 hari serta bisa disertai dengan menggigil.

Awas bahaya wabah Leptospirosis

Photo :
  • IG @sehatbareng.id

2. Nyeri otot yang parah, terutama dibagian betis, paha dan pinggang yang rasa nyerinya seperti ditusuk-tusuk.

3. Sakit kepala yang parah hingga berdenyut dan bisa disertai dengan pusing dan mual.

4. Gejala lainnya seperti batuk kering, diare, ruam pada kulit, mata merah, nyeri perut, muntah, lemas bahkan hingga sesak nafas.

Jika anda mengalami gejala di atas, terutama setelah terpapar air banjir atau lingkungan yang tercemar kotoran tikus, segera periksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Pencegahan leptospirosis:

Hujan Monsun di India, 125 Orang Tewas

1. Hindari kontak langsung dengan air banjir atau genangan air yang terkontaminasi.

2. Gunakan alas kaki yang menutupi seluruh kaki saat beraktivitas di luar ruangan.

Banjir di Pakistan Utara Sebabkan 3 Orang Tewas, 15 Hilang

3. Tutup luka terbuka dengan plester kedap air.

4. Lakukan senitasi lingkungan secara rutin untuk mencegah berkembang biaknya tikus.

Diguyur Hujan Deras, Flyover Ini Sampai Kena Banjir Sepinggang

5. Bersihkan dan desinfeksi area yang terpapar air banjir.

6. Vaksinasi hewan dan peliharaan terhadap leptospirosis. 

Banjir besar. (Foto ilustrasi).

Banjir di Niger Tewaskan 47 Orang, 56 Ribu Mengungsi

Bencana itu telah berdampak pada 7.754 keluarga di 339 kawasan permukiman dan desa.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2025