SOROT 560

Bertahan di Tengah Gempuran

Swalayan
Sumber :
  • VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis

Giant Ekstra Cibubur

img_title Kecanduan Judi Online, Pasangan Siri Nekat Curi Barang di Swalayan

Giant

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hadrianus, saat ini pelanggan mengubah cara mereka berbelanja, jadi tantangan yang terjadi pada bisnis makanan bukan hanya terjadi pada Hero, tetapi juga dihadapi oleh pelaku usaha ritel lainnya. Meski telah menutup sejumlah swalayan Hero pada 2018, dan akhirnya Giant pada tahun ini, Hero Supermarket akan tetap membangun bisnis yang lebih baik dan berkelanjutan dari waktu ke waktu. 

img_title Viral TikToker Istri Polisi Bentak Siswi Magang di Swalayan: Kamu Itu Babu!

"Untuk tetap kompetitif dan memenuhi perubahan pola belanja pelanggan, kami mengembangkan strategi jangka panjang dan mengimplementasikan program multiyear transformation dan tentu saja, mengatasi tantangan ini jelas membutuhkan waktu," tuturnya.

Jika Hadrianus menunjuk pada pola belanja konsumen, faktanya Carrefour dan Hypermart masih tetap mampu bersaing. Dua raksasa jaringan ritel tersebut masih eksis dan belum terdengar rencana penutupan gerai. 

img_title Viral Istri Polisi Probolinggo Ngamuk ke Siswi Magang, Kini Video Dihapus dan Sudah Minta Maaf

Head of Public Affairs PT Matahari Putra Prima Tbk, sebagai pengelola Hypermart, Fernando Repi. mengaku pihaknya terus menyikapi dan berusaha melakukan perubahan-perubahan dalam model bisnis yang dijalankan. Fernando mengakui, salah satu hal yang tak bisa dipungkiri adalah pengaruh online, dan pihaknya harus mengubah pola-pola termasuk menyusun strategi khusus. 

Misalnya seperti mengevaluasi gerai-gerai yang mulai kurang produktif, sehingga space penjualan akan dikurangi. Hypermart juga mempertimbangkan 'store meter,' yaitu alat ukur untuk memastikan sehat atau tidaknya sebuah gerai. 

"Kalau kami menganalisa bahwa produktivitas sebuah gerai itu store meter-nya sudah semakin berkurang, ya kita kurangi juga space penjualannya. Bahkan kalaupun memang harus tutup, berarti sudah ada pertimbangan bisnis sebelumnya," tutur Fernando. 

"Ini bukan sebuah hal yang tabu ya bahwa ternyata space penjualan harus dikurangi atau bahkan gerainya harus tutup, kita tidak menafikan. Ya kalau memang harus tutup, tutup aja," dia menegaskan. 

Meski belum merasakan dampak e-commerce secara langsung, Hypermart sudah melakukan ancang-ancang. Sebab, menurut Fernando, bisnis tak hanya bicara hari ini. 

Targetkan Rp 14 triliun pada 2013, Hypermart Tambah 20 Gerai

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hypermart

Hypermart sudah mulai juga memikirkan bagaimana tren perubahan customer dan pola-pola belanjanya, lalu menganalisis bagaimana ke depannya termasuk membincang strategi dan kebijakan yang akan diambil. Fernando mengatakan, bisa jadi implementasinya bukan hari ini. Tapi disesuaikan dengan waktu yang tepat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut