Satgas Marinir Ambalat XXX Gagalkan Penyelundupan Senjata dan Amunisi Kaliber 5.56 Mm di Perbatasan Malaysia

VIVA Militer: Satgas Marinir Ambalat gagalkan penyelundup senjata rakitan
Sumber :
  • Dispenal

Sebatik, VIVA – Satgas Marinir TNI AL Pam Ambalat XXX bersama tim gabungan yang terdiri dari Koramil Sebatik Barat, dan Polsek Sebatik Barat berhasil menggagalkan penyelundupan senjata rakitan di Dermaga Penyeberangan Bambangan Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Operasi penangkapan penyelundup senjata itu terjadi pada hari Minggu, 9 Maret 2025 kemarin, ketika Tim Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia tengah melakukan patroli rutin dengan memeriksa kendaraan, orang, dan barang yang keluar masuk perbatasan negara Indonesia-Malaysia sekitar pukul 11.00 hingga 12.30 WITA.

Pada pukul 11.35 WITA, saat tim sedang melakukan sweeping kendaraan, Komandan Pos (Danpos) Bambangan Satgas Marinir Ambalat, Peltu Marinir M. Pakis, mencurigai seorang pengemudi taksi berinisial AKL yang membawa tas besar menuju dermaga.

Setelah dihentikan dan diperiksa, AKL mengaku bahwa ia hanya diminta untuk membawa senapan angin atas permintaan seseorang bernama AK.

"Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, tas tersebut ternyata berisi berbagai bagian senjata rakitan, seperti teleskop, laras kaliber 5,56 mm, dan komponen lainnya yang masih terpisah," kata Komandan Pos (Danpos) Bambangan Satgas Marinir Ambalat, Peltu Marinir M. Pakis dalam keterangan resminya yang diterima VIVA Militer, Senin, 10 Maret 2025.

Dalam situasi yang penuh ketegangan, Danpos Bambangan kemudian segera memerintahkan untuk mengamankan barang bukti dan membawanya ke Pos Satgas Marinir TNI AL Ambalat untuk dilaporkan ke Dansatgas Kapten Marinir Oki, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut serta mendalami asal wilayah atau negara pembuat senjata tersebut.

Penggagalan penyelundupan senjata rakitan oleh tim gabungan menunjukkan kewaspadaan dan profesionalisme tinggi dari tim gabungan khususnya Korps Marinir TNI AL dalam mengantisipasi semua ancaman serta kegiatan ilegal yang mungkin timbul di perbatasan NKRI.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang tengah menjalankan tugas negara, terutama dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan agar senantiasa meningkatkan kesiapan dan kesiagaan dalam menghadapi ancaman yang bisa datang dari mana saja dengan tetap memperhatikan dan menerapkan zero accident. 

Viral Perusuh Ditangkap Bawa Kartu Anggota TNI, Kapuspen: Itu Narasi Bohong dan Menyesatkan!