Bisakah Budi Gunawan Jadi Kepala BIN?

Wakil Kepala Kepolisian RI, Komjen Pol Budi Gunawan.
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

pun kembali mengklaim telah mengetahui kabar adanya penyerangan itu. Namun demikian, faktanya kerusuhan dan pembakaran gereja tetap terjadi. Dalam pernyataannya mengaku, bahwa hal itu di luar kuasanya.

img_title Kepala BIN: Konsep Smart City IKN Perpaduan Modern dan Tradisi

"Pelaku itu kan mencari lengah. Mencari kesempatan yang tepat. Aparat tidak mungkin melototi sampai 24 jam," kata .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal tahun 2016, ujian bagi kembali pecah dengan munculnya Bom Thamrin yang membuat geger Indonesia. Maklum, bom yang dibawa empat pelaku bom bunuh diri itu terjadi tak jauh dari Istana Presiden.

img_title Cegah Omicron, Anak hingga Lansia di Gorontalo Digempur Vaksinasi

Kabar menyebut saat kejadian panik ketika munculnya ledakan itu dan harus menjawab pertanyaan Jokowi. Sore hari ia bergegas ke lokasi ledakan dan kemudian menggelar konferensi pers.

Dalam pernyataannya, kembali menjawab bahwa BIN telah mengetahui rencana ledakan itu sejak November 2015. Namun demikian, BIN kata sayangnya tak bisa bertindak karena bukan ranahnya. BIN pun hanya bisa memberikan informasi awal.

img_title Vaksinasi Anak di Sulbar Masih Rendah, Intelijen Negara Lakukan Ini

"Kita tidak tahu (ledakan bom) persis waktunya kapan dan dimana. Negara sebesar apa pun seperti Amerika, Prancis juga bisa jebol," kata .

Berlanjut ke bulan Juli 2016. Sebuah kerusuhan berupa pembakaran dan penjarahan Vihara pecah di Kota Tanjungbalai Sumatera Utara. Tidak ada korban jiwa daam insiden ini, namun delapan tempat ibadah umat Budha di wilayah itu rusak dibakar dan dijarah bersama sejumlah kendaraan.

Dalam pernyataannya, menilai kejadian itu murni spontanitas. Ia pun berharap kasus Tanjungbalai dapat menjadi pelajaran semua pihak. "Itu spontanitas, tidak direncanakan. Seharusnya ketidaknyamanan disampaikan baik-baik," kata di Sumatera Utara.

Hingga kemudian, yang terhangat adalah pencopotan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pria kelahiran Padang Sumatera Barat ini dianggap 'jebol' ketika ditunjuk Jokowi sebagai menteri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Status warga negaranya yang masih Amerika seolah menampar Presiden Joko Widodo secara terbuka. Dan salah satu biang awalnya adalah gagalnya BIN mendeteksi atau memberikan latar belakang sebelum ditunjuk menjadi menteri.

Nama pun lagi-lagi menjadi sorotan tajam. dianggap kecolongan atas lolosnya Arcandra menjadi menteri. Presiden dibuat malu dan terpaksa mencopot yang baru duduk selama 20 hari di Kementerian ESDM.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut