Hikayat Berliku Nyonya Meneer

Area Pabrik Nyonya Meneer.
Sumber :
  • Dwi Royanto/VIVA.co.id

Kemudian, atas dorongan keluarga, seperti dikutip dari wikipedia.org, Meneer mendirikan perusahaan jamu Cap Potret Nyonya Meneer pada 1919. Pabrik pertamanya berada di Semarang, Jawa Tengah.

img_title Sejarah Industri Jamu

Perusahaan tersebut terus berkembang. Bahkan, pada 2006, PT Nyonya Meneer berhasil memperluas pasar jamu hingga ke Taiwan. Sebelumnya, perusahaan itu sukses masuk ke Malaysia, Brunei, Australia, Belanda dan Amerika Serikat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kini, perusahaan itu terpuruk. Pengadilan menyatakan PT Nyonya Meneer bangkrut setelah terbelit utang dengan sejumlah kreditor.  Saat dinyatakan pailit, pabrik itu tercatat dikelola oleh sang cucu yakni, Charles Saerang.  Jumlah karyawannya mencapai 3.000 orang.

img_title PT Nyonya Meneer Ajukan Kasasi

Rhenald Kasali menceritakan setelah Nyonya Meneer meninggal, perusahaan itu diwariskan kepada kedua puterinya. Namun, tak lama berselang keduanya pecah. 

Salah satu dari mereka mendirikan perusahaan jamu di Surabaya, Jawa Timur. “Tapi karena dua putrinya itu sudah tua, perusahaan itu dijual, tidak kembali ke pangkuan Nyonya Meneer,” ujarnya.

img_title Setelah Dinyatakan Pailit, Upaya Damai Nyonya Meneer Ditolak

Dalam perkembangannya, perusahaan Nyonya Meneer mengalami kesulitan keuangan. Kemudian mereka dibiayai utang, sampai akhirnya tidak bisa membayar utang dan dipailitkan.
 

Ilustrasi Jamu Tradisional.

Jamu Tradisional RI Bisa Go Internasional, Asalkan...

Kultur dan warisan leluhur harus tetap dipertahankan.

img_title
VIVA.co.id
2 April 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut