Sesal dan Amanah Si 'Maknyus'
- VIVAnews/Muhamad Solihin
Sebenarnya, ia terjun ke dunia kuliner diawali sebagai pengusaha. Tahun 1987-1994 Bondan menjabat sebagai Presiden Ocean Beauty International, sebuah perusahaan makanan laut yang berbasis di Seattle Washington, Amerika Serikat. Setelah itu, Bondan mulai banyak bergerak di dunia kuliner. Ia bahkan merupakan pelopor dan ketua Jalansutra, komunitas wisata boga yang populer di Indonesia.
![]()
Namun, namanya melambung sejak menjadi presenter dalam acara kuliner di salah satu stasiun televisi swasta, yakni Wisata Kuliner. Dalam program tersebut, Bondan sering mengucapkan "Pokoke maknyus", setiap sehabis mencicipi hidangan. Ungkapan itu lantas banyak dipakai untuk menggambarkan kondisi yang nyaman, enak dan sebagainya.
Pria yang juga pernah menjadi juru kamera Puspen Hankam ini juga membuka bisnis restoran peranakan Kopitiam Oey yang kini namanya telah berganti menjadi Kedai Kopi Oey tahun 2012 silam.
Belakangan Bondan melebarkan sayap ke dunia politik dan bergabung di Partai Gerindra. Ia lantas menjadi calon anggota legistlatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta II, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan luar negeri saat Pemilu 2014 lalu. Namun, ia gagal maju ke Senayan.
Kronologis Penyakit
Dari surat keterangan yang diberitahukan oleh pihak Rumah Sakit Harapan Kita kepada awak media, diketahui bahwa Bondan meninggal dunia disebabkan oleh gagal jantung sebagai penyebab langsungnya. Sedangkan penyebab dasarnya adalah infective endocarditis atau infeksi pada permukaan endocardial.
Sementara penyebab antaranya adalah multi organ failure atau komplikasi. Penyebab antara lainnya adalah dissecting aorta atau sobekan di lapisan dalam pembuluh darah yang keluar dari jantung (aorta).
Banyak yang menduga, Bondan meninggal dunia akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berbahaya. Namun hal ini dibantah oleh putranya, Eliseo. Meski sang ayah sering mencicipi aneka kuliner berlemak saat berwisata, tapi sesungguhnya, mendiang Bondan memiliki kebiasaan dan pola makan sehat. Â
"Gaya hidup beliau sangat disiplin sekali, walau dia suka kuliner tapi gaya hidup beliau sangat disiplin sekali," ucap Seo, sapaan Eliseo.
Seo juga menjelaskan, selain cukup ketat terkait pola makan, ayahnya juga sangat rutin berolahraga.