Tanggapan Ngabalin Soal Panji Gumilang Ingin Dirikan Negara Islam

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin
Sumber :
  • VIVA/Farhan Faris

Jakarta – KH Hasib Wahab selaku putra pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahab Chasbullah mengatakan apa yang disampaikan Panji Gumilang terkait ideologi Pancasila hanyalah kamuflase belaka.

img_title Penerbang Tempur Kolonel Amry Taufanny Jadi Komandan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025

Menurutnya, Pesantren Al Zaytun patut diduga sebagai salah satu pusat gerakan Negara Islam Indonesia (NII) yang dikenal radikal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KH Hasib Wahab, putra pendiri Nahdlatul Ulama, KH Wahab Chasbullah

Photo :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal

img_title Profil Ponpes Al Khoziny Buduran, Sudah Berusia Satu Abad

“Dilihat dari latar belakang pemikirannya  itu kan memang suatu pengejawantahan daripada kelanjutan negara Islam (NII). Pancasilanya itu merupakan suatu kamuflase,” ujar Kiai Hisab pada 23 Juni 2023 lalu dikutip VIVA.

Di balik kamuflase Al Zaytun, sambung Kiai Hasib, sebenarnya Panji Gumilang ingin mendirikan negara Islam.

img_title Gedung Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, Dasco Minta Pemda Segera Atasi

Terkait hal itu, dia menegaskan, sudah sepantasnya Pesantren Al Zaytun diinvestigasi dan pemerintah diminta tegas membatasi penyebaran.

Turut menanggapi, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin membela Panji Gumilang yang dituding ingin mendirikan negara Islam di Indonesia.

Menurut Ngabalin, topik soal ingin dibentuknya negara Islam merupakan pembahasan kuno, sehingga dia tertawa saat mengatakannya.

“Zaman sekarang orang masih bicara tentang negara Islam, hari gini orang masih bicara tentang negara islam? Logika apa yang dipakai?” ujar Ngabalin sambil tertawa, seperti dilihat dari YouTube metrotvnews, Minggu, 16 Juli 2023.

Panji Gumilang saat jalani pemeriksaan di Bareskrim Polri

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Ngabalin mengatakan pengakuan-pengakuan yang disampaikan mantan anggota NII tidak sepenuhnya bisa dikaitkan kepada Panji Gumilang. Oleh karenanya, dia mengajak masyarakat untuk lebih percaya kepada pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hey please, kalo orang-orang yang mantan, bekas memberi testimoni apakah akan menjadi alat barang bukti kah? Apakah kita tidak percaya kepada polisi dengan proses yang ada?” kata dia

“Makanya berkali-kali saya bilang, dalam situasi seperti begini, mari kita menyerahkan seluruhnya kepada institusi negara, kepada kepolisian,” demikian Ngabalin

Tim SAR mengevakuas korban Musala Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin, (29/9)

Tragedi Ponpes di Sidoarjo, DPR Dorong Perkuat Standar Keselamatan Pendidikan

Maman menegaskan pembangunan pesantren adalah tanggung jawab bersama pengasuh, pengelola, pemerintah, dan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut