Yandri Susanto: APBD Tergerus Juga untuk Lima Wilayah

Sumber :
  • ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

VIVA.co.id – Soal Pilkada yang yang tertunda di lima daerah, Anggota Komisi II DPR RI Yandri Susanto mengatakan hal tersebut karena ada putusan PTUN.

img_title Pantau Keuangan Daerah, Purbaya Siap Suntikkan Dana Bagi Pemda Terkendala Keuangan

"PTUN segera memutuskan sehingga harus inkrah. Ya biar jangan ada Gubernur definitif. Inikan merugikan negara, honor sudah dikeluarkan, APBD tergerus juga untuk lima wilayah," ujarnya, Kamis 10 Desember 2015.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, tahapannya tinggal cetak surat suara. Untuk ke depan 2016 Bawaslu DKPP.

img_title Pemotongan DBH Takkan Ganggu Pembangunan Daerah, Purbaya: Mereka Bisa Pinjam ke SMI!

"Harus selektif memilih paslon. Ini yang rugi calon yang tidak ada masalah. Udah kampanye dimana-mana, ini mengganggu pilkada serentak," katanya.

Selain itu, Yandri mengatakan bahwa tingkat partisipasi pemilih jauh dari harapan. Kemarin banyak keluhan dari pasangan calon ada UU Nomor 8 Tahun 2015  tidak bisa bersosialisasi secara masif.

img_title BRI KKB National Expo Torehkan Rekor MURI Buah dari Hadir Serentak di 131 Lokasi dengan Penawaran Menarik

"Beredar uang untuk ke TPS, itu harus evaluasi, jadi partisipasi lebih tinggi. Kalau peraturan KPU menghambat segera mungkin direvisi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yandri, langkah secepatnya adalah memanggil Bawaslu dan KPU.

"Apa yang terjadi di Pilkada, contoh, di Serang hanya 51 persen yang hadir, itu nanti dicari tahu apa tidak tahu, atau ada apa. Ada sesuatu yang harus dibenahi secara mendasar. Agar jangan kemudian diciderai," jelasnya.

Anggota Komisi XII DPR, Alfons Manibui

Anggota DPR Minta Penyaluran Dana Bagi Hasil Harus Tepat Waktu agar Tak Rugikan Daerah

Alfons menegaskan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) sumber daya alam harus dilakukan tepat waktu dengan perhitungan yang akurat, transparan, dan berkeadilan.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut