Obligasi Khusus Peserta Tax Amnesty akan Diterbitkan

Ilustrasi surat utang
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Kementerian Keuangan memberi sinyal bakal menerbitkan instrumen obligasi negara khusus berbentuk Surat Berharga Negara (SBN). Ini untuk menampung dana hasil repatriasi modal kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty.

img_title Bursa Asia Merosot Tertekan Kenaikan Tajam Imbal Hasil Obligasi Jepang ke Level Tertinggi

"Saya memikirkan ada seri khusus terhadap surat berharga untuk itu (Dana repatriasi)," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko dari Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan, di Jakarta, Selasa 24 Mei 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbal hasil (yield) dari surat utang yang nantinya akan diterbitkan, ditegaskan Robert akan tetap sesuai dengan kondisi pasar. Namun, kepastian hal tersebut akan tetap bergantung pada babak akhir pembahasan tax amnesty.

img_title Pegadaian Cetak Sejarah: Raih Dana Rp 8,14 Triliun dari Penerbitan Obligasi dan Sukuk, Oversubscribed!

Robert mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini tengah fokus mempersiapkan mekanisme untuk mengawasi dana yang bisa mengalir ke instrumen obligasi pemerintah tersebut. 

"Jadi, diawasi agar uangnya tetap ada di dalam," ungkap dia.

img_title Analis Sebut Penguatan IHSG Didominasi Sentimen Spekulatif: Tahun Ini Milik Obligasi

Sebagai informasi, selain SBN, pemerintah pun memiliki opsi lain untuk menampung dana hasil repatriasi modal dari kebijakan tax amnesty. Misalnya, seperti perbankan nasional, Reksa Dana Pernyataan Terbatas, atau bahkan Real Estate Investment Trust.

(ren)
 

Ilustrasi Indeks Wall Street.

Bursa Asia Perkasa Seiring Reli Saham Teknogi di Wall Street

Bursa Asia-Pasifik mencatat kenaikan pesat pada pembukaan perdagangan Kamis, 4 September 2025. Penguatan indeks susul reli saham teknologi di Wall Street.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut