AS Resmi Keluar TPP, Dolar Makin Loyo

Ilustrasi dolar Amerika Serikat
Sumber :
  • Shutterstock

VIVA.co.id – Setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani secara resmi penarikan negaranya dari perdagangan kemitraan Trans Pasifik Partnership, nilai tukar dolar AS terhadap Rupiah berdasarkan data Jisdor Bank Indonesia semakin anjlok. Hingga siang ini  dolar AS turun 42 poin kei posisi Rp13.330 per dolar AS.

img_title Rupiah Melemah Meski Pemerintah Guyur Beragam Stimulus Tambahan di Kuartal IV-2025

Menurut ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta, semakin anjloknya indeks dolar setelah Trump meresmikan penarikan diri dari TPP, memberikan pertanda Trump juga tidak menyukai dolar AS yang terlalu kuat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan setelah Trump berjanji akan memangkas pajak untuk mendongkrak performa industri manufaktur, yield surat utang AS justru terpangkas. Langkah Trump tersebut belum memengaruhi harapan kenaikan inflasi serta FFR target," ujarnya di Jakarta, Selasa, 24 Januari 2017.

img_title Rupiah Menguat Meski Aktivitas Manufaktur RI Melambat di September 2025

Rangga mengungkapkan, rentetan indeks manufaktur dari berbagai negara akan diumumkan hari ini. "Bisa jadi pertanda bahwa prospek pertumbuhan yang juga akan memengaruhi langka lanjutan bank sentral masing-masing negara," tuturnya.

Rupiah menguat tajam sejak hari pertama perdagangan usai pelantikan Trump. Artinya, shock yang dikhawatirkan oleh banyak orang, terbukti tidak terjadi bahkan indeks dolar masih terus melemah hingga dini hari tadi.  "Hal tersebut membuka ruang untuk rupiah melanjutkan penguatannya," ujarnya.

img_title Rupiah Melemah Usai ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI di 2025

Penguatan rupiah juga dibarengi oleh turunnya yield Surat Utang Negara (SUN) pada 23 Januari 2017 walaupun IHSG masih diwarnai oleh sentimen negatif.

"Ini mungkin berkaitan dengan prospek pertumbuhan yang mulai melambat akibat belanja pemerintah yang terhambat, minimnya pendapatan, serta dampak tularan dari kebijakan dagang AS terhadap Tiongkok yang merupakan salah satu negara tujuan ekspor utama Indonesia," tuturnya.
 

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Menguat usai Rilis Survei Tingkat Kepuasan Masyarakat atas Kinerja Prabowo

Hingga pukul 09.06 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 16.765 per dolar AS. Posisi itu menguat 46 poin atau 0,27 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 16.811 per dolar AS

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut