Pakar Forensik Ungkap Cara Mudah Deteksi Plagiat di Medsos

Jejaring sosial Facebook.
Sumber :
  • REUTERS/Dado Ruvic

VIVA.co.id – Afi Nihaya Faradisa dituduh melakukan plagiarisme dari akun Facebook Mita Handayani. Tulisan remaja yang baru lulus SMA yang berjudul 'Belas Kasih dalam Agama Kita' diduga mirip dengan tulisan Mita Handayani berjudul 'Agama Kasih' di media sosial Facebook.

img_title Pakai Facebook? Tips Nomor 4 Sering Diabaikan Padahal bisa Selamatkan Akun dari Pembobolan

Mita pun sudah mengklarifikasi kalau tulisan itu dirinya yang menulis. Namun, bagaimana melacak kebenaran sebuah tulisan yang di-posting di media sosial?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pakar digital forensik, Ruby Alamsyah, mengatakan cara mudah untuk mendeteksi apakah sebuah tulisan dikatakan plagiarisme atau bukan yang di-posting di media sosial, bisa dilakukan dengan langkah berikut.

img_title 5 Fakta Mengejutkan di Balik Penelusuran Grup FB Konten Inses “Fantasi Sedarah” oleh Bareskrim Polri

"Kita bisa lihat siapa yang mem-posting lebih dahulu dan siapa penulis aslinya," kata dia kepada VIVA.co.id, Jumat, 2 Juni 2017.

Untuk membuktikan keduanya, maka perangkat elektronik seperti smartphone, notebook, laptop atau PC, penulis harus diambil. Sebab, menurut Ruby, di perangkat elektronik mana pun apabila menyimpan sebuah file yang dibuat pasti ada keterangan waktunya.

img_title Terkuak, Member Grup FB Fantasi Sedarah Jual Video Porno Anak dengan Harga Mencengangkan

"Kapan tulisan itu dibuat, dimodifikasi, dikopi maupun di-save. Itu semua tersimpan otomatis. Dari situ bisa dilihat siapa yang posting duluan dan penulis aslinya. Ini bukti yang tidak bisa dibantahkan," ungkapnya.

Oleh karena itu, Ruby menambahkan, tudingan plagiarisme postingan di media sosial tidak serta-merta bisa diputuskan dan diklaim langsung sepihak. (ase)

Ilustrasi borgol untuk pelaku kejahatan.

Modus Baru Penipuan di Jakarta Barat: 2 Polisi Gadungan Tipu Jual Beli Motor via Facebook

Korban bernama Adelia (23), warga Palmerah, Jakarta Barat, menjadi target penipuan. Ia hendak menjual sepeda motor Honda Beat tahun 2018 miliknya melalui Facebook.

img_title
VIVA.co.id
29 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut