Pemprov DKI Tarik Raperda Jalan Berbayar dari DPRD Usai Didemo Ojol

Pengendara melintasi alat teknologi sistem jalan berbayar elektronik (ERP) di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu, 14 November 2018.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Lebih lanjut, Syafrin menjelaskan aturan tersebut ditargetkan bisa rampung pada tahun ini. "Ditargetkan tahun ini persiapan regulasinya bisa selesai," pungkas dia.

img_title PHRI Sebut 50 Persen Bisnis Hotel-Restoran di Jakarta Terdampak Raperda Kawasan Tanpa Rokok

Aksi sebelumnya, massa dari ojek online (ojol) yang tergabung dalam beberapa forum menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak kebijakan ERP itu. Para ojol itu mendatangi gedung DPRD DKI Jakarta pada Rabu 25 Januari 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rakyat jelata hanya akan menjadi penonton di pinggir jalan, menonton lalu lalang mobil - mobil mewah beserta moge sambil mengibarkan bendera kertas. Oleh karena itu, kami Aliansi Taktis Predator menolak tegas pemberlakuan ERP di Jakarta," kata orator di atas mobil komando.

img_title Dua Orang Hilang Pascademo Belum Ditemukan, Polisi Lanjutkan Pencarian

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail mengatakan pihaknya akan menggelar rapat untuk membahas terkait penerapan ERP. Namun rapat itu ditunda, lantaran Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Sri Haryati tak hadir.

img_title Ojol di Jakarta Catat! Bakal Dapat Bonus dari Polda Metro Jaya Kalau Lapor Kejahatan di Jalan

Ismail mengatakan, pihaknya telah memberi kesempatan bagi perwakilan forum tersebut untuk mengikuti rapat pembahasan ERP di Kantor Komisi B DPRD DKI Jakarta. 

"Namun setelah tadi melakukan pembicaraan ternyata mereka memang tidak bersedia untuk menyampaikan secara langsung di dalam forum rapat yang terhormat ini," kata Ismail.

Kendaraan Polisi Tabrak Demonstran di Maroko

Kendaraan Polisi Tabrak Demonstran di Maroko, Korban Dilaporkan Tewas tapi Dibantah Pejabat

Demo Gen Z di Maroko ricuh, kendaraan polisi dilaporkan menabrak demonstran hingga tewas. Pejabat bantah kabar kematian, ratusan orang ditangkap.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut