Perompak yang Bunuh Jurnalis TV Ditembak Polisi di Aceh

Ilustrasi penembakan.
Sumber :
  • ANTARA/Andika Wahyu

VIVA.co.id - Seorang dari kawanan buronan perompak yang membunuh jurnalis televisi di perairan Belawan, Sumatera Utara, pada April lalu, ditembak aparat Kepolisian di tempat persembunyiannya di Biruen, Aceh. Dia selama ini bersembunyi di rumah kerabatnya.

Pasal 33 UUD 1945 Disebut Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Tersangka itu diketahui berinisial MR alias U (25 tahun). Dia sempat melawan aparat yang hendak meringkusnya sehingga polisi menembak kakinya untuk melumpuhkannya.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Belawan, Ajun Komisaris Besar Polisi Tri Setyadi, menjelaskan bahwa tersangka MR sebenarnya ditangkap polisi Aceh pada Selasa lalu, tetapi aparat baru merilisnya pada Kamis, 26 Mei 2016.

Bos PT Food Station Tjipinang Jaya Jadi Tersangka Kasus Beras Oplosan, Terancam 20 Tahun Penjara

"Dia mencoba lari dan akhirnya kita tembak bagian kaki kirinya," kata Tri Setyadi kepada wartawan di Medan.

Polisi sudah sudah mendapatkan sejumlah barang bukti dalam kasus itu, di antaranya, kamera dan perlengkapannya, serta papan pemukul, dan perahu boat. Aparat masih memburu seorang lagi pelaku perompakan yang menewaskan seorang juru kamera Salam TV, yang berbasis di Kota Medan.

Pengakuan Mencengangkan Pria di Tambora yang Bawa Kabur ABG, Dicabuli di Beberapa Lokasi

Tersangka MR MR dijerat Pasal 440 subs Pasal 439 subs Pasal 339 subs Pasal 365 dan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang perampokan dan pencurian disertai kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Ancaman hukumannya 12 tahun penjara.

Peristiwa perompakan itu terjadi di alur perairan Belawan, Medan, Sumatera Utara, pada 27 April 2016. Seorang juru kamera bernama Zulfan (39 tahun) tewas dalam kejadian itu.

Pelaku merampas tas berisi dua unit kamera DSLR Canon 5D Mark III beserta aksesorisnya. Mereka juga melukai korban. Seorang di antaranya jatuh ke laut dan meninggal dunia.

Mahfud MD Komentari Polemik Ijazah Jokowi

Mahfud MD soal Ojol Tewas Dilindas Rantis: Sabar, Jernih dan Jangan Benturkan Rakyat dengan Aparat

Mahfud MD angkat bicara soal tragedi ojol tewas dilindas rantis Brimob. Ia minta semua pihak sabar, jernih melihat peristiwa, dan jangan benturkan rakyat dengan aparat.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025