Industri Rokok Asal Madura Tembus Pasar Dunia
- Veros Afif (Pamekasan)
Pamekasan – Perusahaan Rokok (PR) Empat Sekawan yang beroperasi di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, telah menunjukkan ambisi kuat untuk memperluas cakupan pasar ekspornya. Kini, PR Empat Sekawan melangkah lebih jauh dengan mengincar pasar internasional, mencakup wilayah seperti Timor Leste, Malaysia, dan Filipina.
Pemilik PR Empat Sekawan, Suhaydi, mengungkapkan bahwa saat ini perusahaan mereka telah mengirim sekitar 20 ribu batang rokok dengan merek Djava yang dikemas dalam dua ribu karton ke Filipina, dengan rencana selanjutnya akan mencapai Malaysia. Beberapa waktu yang lalu, produk rokok asal Madura ini juga telah terkirim ke Timor Leste.
Industri rokok.
- ANTARA FOTO/Yusran Uccang
"Saat ini, kami telah mengirim sekitar 20 ribu batang rokok dalam dua ribu karton ke Filipina, dan berencana untuk mencapai Malaysia. Beberapa hari yang lalu, kami juga telah mengirimkan produk rokok Madura ini ke Timor Leste," ungkap Suhaydi, pemilik PR Empat Sekawan, Rabu (11/10/2023).
Dengan melihat tingginya permintaan ekspor pertama ke beberapa negara, PR Empat Sekawan berencana untuk terus memperluas jangkauan ekspornya, termasuk ke negara-negara seperti Afrika dan Thailand.
"Saya optimis bahwa dengan meningkatnya permintaan dari pasar luar negeri, kami akan mencoba untuk memperluas ke pasar Afrika dan Thailand. Kami yakin dan percaya bahwa ini memungkinkan," paparnya.
Suhaydi menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan oleh perusahaannya dapat menjadi contoh bagi perusahaan rokok lain di Madura, meskipun pada awalnya mungkin tidak mudah. Namun, optimisme dan dedikasi tetap menjadi kunci kesuksesan.
"Jika kita mengembangkan produk dengan baik, pasti kita bisa bersaing dengan produk-produk lain yang sudah ada di pasar," kata Suhaydi.
Suhaydi juga menjelaskan bahwa menjalankan bisnis rokok tidaklah mudah. Ini melibatkan proses yang panjang dan perjuangan yang besar, termasuk dalam menjaga komitmen dan kepercayaan dengan pihak-pihak negara lain. "Saya memulainya dari nol. Saya yakin bahwa perusahaan lain juga memiliki potensi untuk berkembang," tambahnya, sambil mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk pemerintah dan Bea Cukai.