Wisman Melancong ke RI Capai 2,7 Juta Orang pada Kuartal I-2025, Naik 7,83%

Wisatawan Mancanegara
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang melancong ke Indonesia pada kuartal I-2025 mencapai 2.735.472 kunjungan. Angka ini naik 7,83 persen secara year on year (yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini mengatakan pada Maret 2025, kunjungan wisman melalui pintu masuk utama sebanyak 841.030 kunjungan atau turun sebesar 2,18 persen secara bulanan, dan 5,63 persen secara tahunan

"Secara kumulatif sepanjang Januari-Maret 2025, total kunjungan wisman melalui pintu masuk utama mencapai 2.735.472 kunjungan atau meningkat 7,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024," ujar Pudji dalam konferensi pers, Jumat, 2 Mei 2025.

Wisatawan Mancanegara. (ilustrasi)

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Pudji menjelaskan, pada kuartal I-2025 ini rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai US$1.277,17, atau turun dibandingkan kuartal IV-2024 dan kuartal I-2024.

"Pada kuartal I-2025, rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai US$1.277,17 atau mengalami penurunan dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran baik pada kuartal-IV 2024 dan juga kuartal I-2024," jelasnya.

Adapun untuk rata-rata lama tinggal wisman, Pudji mengatakan bahwa pada kuartal I-2025 selama 10,94 malam.

Lebih lanjut, untuk proporsi pengeluaran terbesar wisman dialokasikan ke akomodasi sebesar 38,07 persen, diikuti pengeluaran makan dan minum sebesar 19,40 persen, serta belanja dan cinderamata 11,90 persen.

Sri Mulyani: Stimulus Pemerintah Dongkrak Konsumsi Rumah Tangga Kuartal II-2025

"Pola pengeluaran ini relatif tidak berubah jika dibandingkan dengan pola pengeluaran pada kuartal IV-2024," imbuhnya.

Sebut Fenomena Rojali-Rohana 'Isu yang Ditiup-tiup', Airlangga Ungkap Data Sebaliknya
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR RI tahun 2025

Cek Fakta: Prabowo Klaim Kemiskinan RI 2025 Terendah Sepanjang Sejarah

Tingkat kemiskinan RI tercatat 8,47% per Maret 2025, terendah dalam sejarah. Data BPS mengonfirmasi klaim Presiden Prabowo. Berikut tren 10 tahun terakhir.

img_title
VIVA.co.id
16 Agustus 2025