Google Tertarik Bikin Ponsel Lipat, tapi Ada Syaratnya

Smartphone Google Pixel.
Sumber :
  • androidpolice

VIVA – Raksasa teknologi Amerika Serikat Google mengaku tertarik membuat ponsel lipat. Namun sayangnya perangkat itu tidak akan terlihat dalam waktu dekat.

img_title YouTube Sudah Bayar Rp1.664 Triliun

General Manager and Vice President of Product Management Pixel Google, Mario Queiroz, belum yakin ingin membuat produk yang diikuti oleh hampir semua vendor smartphone.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir produk ini belum cukup inovatif. Hanya melipat ponsel Anda dan mengubahnya jadi tablet itu menarik. Tapi harus ada beberapa manfaat tambahan, terobosan. Jadi Anda (pengguna) bisa bilang, 'Wow ini sangat berbeda!'," kata dia dilansir dari Business Insider, Rabu, 8 Mei 2019.

img_title Google AI Pecat Ratusan Pekerja, Isu Upah dan Serikat Buruh Jadi Sorotan

Meski belum ada kejelasan soal ponsel lipat, Google memastikan sistem yang dibuat sudah mendukung perangkat tersebut. Dalam gelaran Google I/O kali ini, Queiroz mengungkapkan Android Q sangat mendukung kehadiran ponsel lipat.

Namun ia menegaskan tidak akan ada pengumuman apapun soal ponsel lipat saat Google I/O berlangsung.

img_title Kasus Korupsi Chromebook, Kejagung Diminta Periksa Google

Queiroz lalu membandingkan ponsel lipat saat ini dengan perangkat yang dibuat Palm and BlackBerry yang telah mengatur panggung untuk smartphone modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan bahwa teknologi foldable akan sangat penting untuk Google di masa depan. "Akan ada perbedaan dalam hal ini dan seiring waktu use-case akan datang bersamaan. Ini yang akan menjadi sangat penting, terutama untuk lini produk kami tanpa mengorbankan konsumen," ujar Queiroz.

Sebelumnya, Samsung sudah menciptakan ponsel lipat bernama Galaxy Fold. Perangkat ini punya layar depan 4,6 inchi dan 7,3 inchi di bagian dalamnya.

Kantor Pusat Google.

Google PHK Ratusan Karyawan, AI Lagi-lagi Jadi Biang Kerok

Google memangkas lebih dari 100 posisi desain di unit cloud untuk fokus ke infrastruktur AI. Banyak pegawai AS terdampak harus cari peran baru di dalam perusahaan.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut