Pasukan Khusus AS Cari Teroris Pakai 'Ilmu Santet'

Pasukan Khusus AS saat operasi militer di malam hari.
Sumber :
  • NBC News

VIVA – Pasukan khusus Amerika Serikat (AS) mencari teroris pakai ilmu santet. Ilmu santet di sini bukan menggunakan makhluk gaib, melainkan teknologi yang bisa tahu lokasi teroris hanya dari detak jantung.

img_title Harga Emas Hari Ini 11 Februari 2026: Produk Antam Melorot, Global Kinclong

Saat ini, Pusat Komando Operasi Khusus AS atau United States Special Operations Command (USSOCOM) sedang menguji senjata laser yang mampu mendeteksi keberadaan teroris di tengah kerumunan orang dengan cara memindai detak jantung mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senjata laser bernama Jetson ini mampu mengidentifikasi target dari jarak ratusan meter dengan membaca getaran kecil yang dilepaskan dari jantung.

img_title Badai PHK Belanjut, Giliran Perusahaan Software AS Pangkas 400 Karyawan

Menurut laporan MIT Technology Review, teknologi yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan atau Pentagon ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi teroris sebelum menyerang mereka dengan serangan drone maupun sniper.

"Saya tidak mengatakan bahwa Anda bisa melakukannya dari luar angkasa. Tetapi jangkauan yang lebih panjang seharusnya memungkinkan. Artinya, Laser Jetson akan diperuntukkan bagi seluruh anggota pasukan khusus. Saat ini prototipe Laser Jetson mampu bekerja pada jarak hingga 650 kaki atau 200 meter," kata Steward Remaly, kepala divisi Teknis Pemberantasan Terorisme Pentagon, dikutip dari situs The Sun, Minggu, 23 Februari 2020.

img_title Selamat Datang Starbucks

Pasukan Khusus AS.

Pasukan Khusus AS di medan perang.

Ia melanjutkan Proyek Laser Jetson telah dikembangkan selama beberapa tahun dengan memanfaatkan informasi berupa sidik jari dan detak jantung yang unik dari setiap individu manusia. Jetson bekerja melalui pancaran inframerah tidak terlihat yang ditembakkan ke target, untuk mendeteksi getaran dari jantung target.

Setelah itu algoritma akan menerjemahkan pola dalam detak jantung, kemudian melalui pemeriksaan silang dari database detak jantung untuk melihat apakah targetnya adalah orang yang tepat. Jika target dikonfirmasi, maka target dapat ditembak tanpa risiko salah sasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini pasukan khusus AS telah menggunakan alat pengenalan wajah atau dari analisis gaya berjalan seseorang untuk mengenali teroris dari kejauhan. Namun, kendalanya adalah target dapat dengan mudah mengubah gaya berjalan atau menyamarkan wajah mereka untuk menghindari deteksi.

Manfaat dari detak jantung adalah sulit bagi seseorang untuk mengubahnya dengan sengaja. Laser Jetson juga disebut lebih akurat dan bekerja pada jarak yang lebih jauh, daripada bentuk lain yang disebut analisis biometrik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut