Ilmuwan Buka Jalan untuk Teknologi 6G

Teknologi 6G.
Sumber :
  • PCMag.com

Jakarta – Belum lama ini beredar kabar penelitian mengenai sebuah arsitektur chip pertama yang menggunakan komponen berbasis elektronik dan cahaya dapat membuka jalan bagi teknologi 6G.

img_title Bursa Asia Cerah Dipimpin Lonjakan Pesat Saham Samsung Jalin Kemitraan dengan OpenAI

Dilansir VIVA Tekno dari Live Science, Selasa, 19 Desember 2023, penelitian yang dipublikasikan pada 20 November di Nature Communications ini menawarkan cetak biru untuk chip komunikasi yang dibutuhkan untuk radar canggih, sistem satelit, jaringan nirkabel canggih (Wi-Fi), dan bahkan teknologi seluler 6G dan 7G generasi mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teknologi 6G

Photo :
  • Istimewa

img_title Taiwan Gunakan Chip sebagai Senjata Diplomasi Hadapi Tekanan Tiongkok

Dengan mengintegrasikan komponen berbasis cahaya, atau fotonik, ke dalam papan sirkuit berbasis elektronik konvensional, para peneliti secara dramatis meningkatkan bandwidth frekuensi radio (RF), sekaligus menunjukkan peningkatan akurasi sinyal pada frekuensi tinggi.

Mereka membuat prototipe chip semikonduktor jaringan yang berfungsi, berukuran 0,2 kali 0,2 inci (5 kali 5 milimeter), dengan mengambil wafer silikon dan menempelkan komponen elektronik dan fotonik - dalam bentuk "chiplet" - seperti batu bata Lego.

img_title 5 Barang yang Tidak Boleh Ditinggalkan di Dalam Mobil, Nomor 3 Sering Disepelekan!

Transceiver nirkabel mengirimkan data, dan filter gelombang mikro yang terpasang pada chip konvensional memblokir sinyal pada rentang frekuensi yang salah.

Filter fotonik gelombang mikro melakukan fungsi yang sama untuk sinyal berbasis cahaya. Namun, menggabungkan komponen fotonik dan elektronik, serta filter fotonik gelombang mikro yang efektif, dalam satu chip merupakan hal yang sangat menantang.

Tetapi dengan menyetel secara tepat pada frekuensi tertentu pada pita yang lebih tinggi, yang cenderung padat, lebih banyak informasi dapat mengalir melalui chip secara lebih akurat, menurut penelitian tersebut.

Hal ini penting untuk teknologi nirkabel masa depan yang akan mengandalkan frekuensi yang lebih tinggi. Frekuensi ini memiliki panjang gelombang yang lebih pendek, dan karena itu dapat membawa lebih banyak energi, yang setara dengan bandwidth yang lebih tinggi untuk data.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Filter fotonik gelombang mikro memainkan peran penting dalam komunikasi modern dan aplikasi radar, menawarkan fleksibilitas untuk menyaring frekuensi yang berbeda secara tepat, mengurangi gangguan elektromagnetik dan meningkatkan kualitas sinyal," kata ketua tim peneliti Ben Eggleton, wakil rektor (penelitian) di University of Sydney.

Perangkat yang memanfaatkan jaringan 5G, seperti ponsel pintar, mengirim dan menerima data pada rentang frekuensi radio yang berbeda-beda - mulai dari pita rendah (di bawah satu gigahertz) hingga pita tinggi (24 hingga 53 GHz) di Amerika Serikat, demikian ungkap Verizon.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut