7 Waktu Mustajab untuk Memperbanyak Doa di Bulan Ramadhan
- Pixabay/ Chiplanay
VIVA – Ramadhan bulan mulia yang penuh dengan keberkahan, semua muslim tentu berlomba-lomba untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya dan berdoa. Bukan sekedar berlomba mencari pahala, tetapi juga selalu berdoa kepada Allah SWT agar segala hajat dan keinginannya dapat dikabulkan.
Lalu, kapan saja waktu-waktu berdoa yang mustajab di bulan Ramadhan? Berikut 7 kesempatan terbaik untuk memperbanyak doa di bulan Ramadhan yang dihimpun dari berbagai sumber, Senin, 18 Maret 2024.
1 Sepertiga Malam
Waktu ini dikenal sebagai waktu yang paling efektif untuk berdoa kepada Allah SWT. Umumnya sepertiga malam terakhir dimulai sekitar pukul 00.00 sampai dengan 03.00. Sepertiga malam juga merupakan waktu untuk menjalankan ibadah sholat tahajud.
Ilustrasi berdoa.
- Freepik
2. Saat Sahur
"Manakah orang yang sedang memanggilku, biarku jawab panggilannya. manakah orang yang meminta kepadaku biarku berikan permintaannya. Manakah orang yang memohon ampunan kepadaku biarku berikan ampunanya," HR Al-Bukhori no.1145 dan Muslim no 758.
3. Saat Berpuasa
Seluruh waktu selama menjalankan ibadah puasa adalah waktu yang baik untuk berdoa. Pada saat itu, seorang muslim sedang dalam kondisi yang suci dan menahan hawa nafsu, sehingga berdoa yang dipanjatkan akan lebih mudah dikabulkan.
4. Di Antara Adzan dan Iqamah
Jeda antara kumandang adzan dan iqamah adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah shallallau alaihi wa sallam menganjurkan umatnya untuk berdoa pada waktu tersebut.
“Doa diantara adzan dan iqomah tidak tertolak,” HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ahmad.
5. Setelah Sholat Ashar di Hari Jumat
Hari jumat adalah hari yang mulia bagi umat muslim, terutama di bulan Ramadhan. Hari Jumat termasuk waktu berdoa yang mustajab.
"Jika seorang muslim berdoa pada saat itu, pasti diberikan apa yang dia minta, lalu dia mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentar lagi waktu tersebut," HR. Bukhari dan Muslim.
6. Menjelang Berbuka
Waktu yang paling dinanti-nanti semua muslim, setelah Lelah berpuasa menahan haus, lapar dan amarah. Ternyata, waktu tersebut juga menjadi waktu yang dinantikan Allah untuk mendengarkan doa-doa kita.
“Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak pada saat berbuka,” HR Ibnu Majah.