Apa yang Membuat Puasa Ramadhan Menjadi Makruh?

Ilustrasi menguap, mengantuk, malas.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Puasa Ramadhan merupakan salah satu kewajiban utama bagi umat Islam di seluruh dunia. Namun, terdapat beberapa hal yang dapat membuat puasa tersebut menjadi makruh atau tidak dianjurkan. Berikut ini beberapa faktor yang dapat menjadikan puasa Ramadhan menjadi makruh. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

img_title Dedi Mulyadi Bakal Umumkan Pegawai Termalas Pemprov Jabar Tiap Bulan di Medsos

1. Membuang-buang Waktu dengan Perbuatan yang Tidak Bermanfaat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi malas gerak (mager).

Photo :
  • Pexels/Bruce Mars

img_title Impor BBM Bebani APBN, Purbaya Sebut Pertamina Malas Bangun Kilang Minyak Baru

Menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat seperti mengobrol secara sia-sia, menonton acara yang tidak islami, atau berselancar di media sosial secara berlebihan dapat menjadikan puasa menjadi makruh. Seharusnya, waktu puasa Ramadhan digunakan untuk meningkatkan ibadah dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

2. Makan atau Minum Secara Sengaja

img_title Massa Demo Kementerian Haji Umroh, Ternyata Ini Penyebabnya

Ilustrasi konsumsi permen dan makanan manis berlebih

Photo :
  • Freepik: wayhomestudio

Makan atau minum secara sengaja selama berpuasa merupakan pelanggaran yang serius dan dapat menjadikan puasa menjadi makruh. Meskipun lupa dan melakukan hal tersebut tanpa sengaja tidak membatalkan puasa, namun sengaja melakukannya dapat mengurangi nilai ibadah puasa.

3. Perbuatan Maksiat dan Dosa Besar

Ilustrasi berhubungan intim.

Photo :
  • Freepik

Melakukan perbuatan maksiat seperti mencuri, berbohong, berbuat zina, atau melakukan dosa besar lainnya selama bulan Ramadhan dapat menjadikan puasa menjadi makruh. Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang diharapkan menjadi momentum untuk membersihkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat.

4. Berkelahi atau Membuat Keributan

Ilustrasi pasangan berantem di film Someone Great.

Photo :
  • Netflix

Bulan Ramadhan adalah bulan perdamaian dan kasih sayang. Membuat keributan, berkelahi, atau menyebarkan fitnah selama bulan Ramadhan dapat mengurangi nilai ibadah puasa dan menjadikannya menjadi makruh. Sebaliknya, umat Islam diharapkan untuk menjaga kedamaian dan saling menghormati satu sama lain.

5. Mengabaikan Kewajiban Ibadah Lainnya

Ilustrasi Sholat

Photo :
  • Sholat Tahajud

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puasa Ramadhan bukanlah satu-satunya kewajiban ibadah selama bulan tersebut. Umat Islam juga diwajibkan untuk melaksanakan sholat lima waktu, membaca Al-Quran, bersedekah, dan melakukan ibadah-ibadah lainnya. Mengabaikan kewajiban ibadah lainnya selama bulan Ramadhan dapat menjadikan puasa menjadi makruh.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kanan)

Gus Irfan Datangi KPK, Bahas Pencegahan Korupsi Penyelenggaraan Haji

KPK terima audiensi Menteri Haji dan Umrah untuk membahas berbagai aspek pencegahan korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut