Facebook Juga Punya Data Telepon dan SMS Pengguna

Facebook.
Sumber :
  • Reuters/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

VIVA – Facebook baru-baru ini mengakui bahwa mereka juga merekam data pengguna terkait telepon dan SMS. Hal ini ternyata dibantu oleh Google, sebagai produsen Android.

img_title Pakai Facebook? Tips Nomor 4 Sering Diabaikan Padahal bisa Selamatkan Akun dari Pembobolan

Isu awal ini datang dari seorang pengguna Facebook yang baru saja mengunduh semua data-data dirinya yang tersimpan di platform sosial media itu. Dia mengetahui adanya rekaman data tanggal, waktu, durasi menelepon dan penerima panggilan, yang telah ia lakukan dalam beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam respons yang dipublikasikan, Facebook membantah kabar tersebut meskipun tidak menutup kemungkinan hal itu bisa saja terjadi. Pihak Facebook menyebut jika mereka tidak pernah merekam atau mencatat riwayat panggilan maupun pesan teks yang ada di smartphone pengguna tanpa izin.   

img_title 5 Fakta Mengejutkan di Balik Penelusuran Grup FB Konten Inses “Fantasi Sedarah” oleh Bareskrim Polri

Mark Zuckerberg berjalan di antara orang-orang.

"Kami tidak merekam atau mencatat data-data tersebut tapi memang kami mengumpulkan dan menyimpan semua logs itu untuk pengguna yang mau fitur tambahan di Messenger atau Facebook Lite di perangkat Android," ujar pihak Facebook, dilansir SlashGear, Selasa, 27 Maret 2018.

img_title Terkuak, Member Grup FB Fantasi Sedarah Jual Video Porno Anak dengan Harga Mencengangkan

Hal ini, menurut pihak Facebook, akan membantu pengguna menemukan atau tetap terhubung dengan orang-orang terdekat, juga bisa menampilkan pengalaman yang lebih baik berkutat di Facebook. Jadi hanya mereka yang setuju dan mengizinkan saja yang datanya tersimpan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memperkenalkan fitur ini untuk pengguna Android beberapa tahun lalu. Memasukkan kontak merupakan hal yang wajar di aplikasi jejaring sosial sebagai cara agar lebih mudah menemukan orang-orang agar tetap terhubung," ujarnya.

Sayangnya, pengamat teknologi dari Ars Technica, Sean Gallagher, mengkonfrontir pernyataan tersebut. Menurutnya, sangat tidak mungkin semua pengguna Facebook menyadari adanya opsi opt-in ini. Pasalnya, Opt-in merupakan opsi default pada pengaturan dan pengguna tidak pernah diinformasikan secara terpisah terkait ini. (mus)

Ilustrasi borgol untuk pelaku kejahatan.

Modus Baru Penipuan di Jakarta Barat: 2 Polisi Gadungan Tipu Jual Beli Motor via Facebook

Korban bernama Adelia (23), warga Palmerah, Jakarta Barat, menjadi target penipuan. Ia hendak menjual sepeda motor Honda Beat tahun 2018 miliknya melalui Facebook.

img_title
VIVA.co.id
29 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut