Facebook Ternyata Punya 7.500 'Tentara' Khusus

Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg
Sumber :
  • Reuters/Mariana Bazo

VIVA.co.id – Menjadi media sosial terbesar di dunia maya seperti mengelola negara, dengan penduduk hampir 2 miliar. Dibutuhkan pasukan khusus untuk menjaga perdamaian dan kenyaman warganya.

img_title Pakai Facebook? Tips Nomor 4 Sering Diabaikan Padahal bisa Selamatkan Akun dari Pembobolan

Seperti halnya sebuah negara, Facebook pun ternyata memiliki ribuan pasukan khusus yang mengawasi para warganya yang berinteraksi di platform tersebut. Total ada 7.500 pasukan pengawas yang dipekerjakan Zuckerberg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tugas penting mereka adalah mengawasi para pengguna Facebook agar tidak melakukan hal yang membahayakan, seperti menyiarkan bunuh diri secara Live, pembunuhan dan pelecehan seksual.

img_title 5 Fakta Mengejutkan di Balik Penelusuran Grup FB Konten Inses “Fantasi Sedarah” oleh Bareskrim Polri

CEO Facebook, Mark Zuckerberg menyadari jika banyak aksi negatif seperti itu yang marak di platform buatannya. Dia mengaku merasa bertanggung jawab terhadap segala yang terjadi di media miliknya itu.

"Selama beberapa pekan terakhir kita melihat makin banyak orang yang saling menyakiti atau merusak dirinya sendiri di Facebook. Baik disiarkan melalui live ataupun video. Ini aksi yang sangat menyedihkan.Jika kita ingin membangun komunitas yang baik, kita harus merespons dengan cepat," kata Zuckerberg dalam postingan di Facebooknya.

img_title Terkuak, Member Grup FB Fantasi Sedarah Jual Video Porno Anak dengan Harga Mencengangkan

Dia juga mengabarkan bahwa Facebook telah menambahkan jumlah personel dalam tim operasional komunitas sebanyak 3.000 orang.Jumlah ini telah menambah yang sebelumnya terbentuk, yang mencapai 4.500 orang. Mereka bertugas untuk mengawasi dan mereview jutaan laporan yang masuk setiap minggunya. Zuckerberg ingin sekali mempercepat proses penyelesaian laporan.

"Kami juga akan mengupayakan pengguna lebih mudah melakukan pelaporan video atau postingan yang tidak pantas sehingga bisa mengambil aksi cepat tanggap. Kami harap bisa merespons lebih cepat jika ada seseorang yang membutuhkan bantuan atau meminta sebuah postingan diturunkan," kata Zuck.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan pengawas itu juga diharapkan bisa menghilangkan ujaran kebencian atau eksploitasi anak. Polisi juga akan dilibatkan jika ditemukan ada pengguna Facebook yang membutuhkan bantuan.

"Sejak awal, tidak ada orang yang harus berada di situasi seperti ini. Namun jika memang mereka mengalami kita harus membangun komunitas yang aman dan nyaman, agar mereka bisa mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," ujarnya.

Ilustrasi borgol untuk pelaku kejahatan.

Modus Baru Penipuan di Jakarta Barat: 2 Polisi Gadungan Tipu Jual Beli Motor via Facebook

Korban bernama Adelia (23), warga Palmerah, Jakarta Barat, menjadi target penipuan. Ia hendak menjual sepeda motor Honda Beat tahun 2018 miliknya melalui Facebook.

img_title
VIVA.co.id
29 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut