Anak Alergi Susu Sapi? Ketahui 6 Manfaat Susu Soya Untuk Si Kecil
- Pixabay/ bigfatcat
Jaringan lemak.
- U-Report
Susu soya mengandung lemak tak jenuh, yang jika dikonsumsi secara rutin dapat mengurangi kadar lemak jahat dan meningkatkan kadar lemak baik dalam darah secara signifikan.
4. Baik untuk Saluran Pencernaan
Ilustrasi sistem pencernaan manusia.
- pixabay.com
Susu soya mengandung tinggi serat yang baik bagi kesehatan saluran pencernaan. Kandungannya bekerja dengan mengurangi kandungan lemak dan kolesterol yang diserap oleh tubuh.
5. Baik untuk Pertumbuhan Anak
Ilustrasi pertumbuhan anak.
- U-Report
Asam amino dalam susu soya sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika tubuh kekurangan asam amino, maka metabolisme yang tubuh yang berhubungan dengan proses pertumbuhan akan terhambat.
6. Mengandung Antioksidan
Ilustrasi antioksidan.
- U-Report
Susu soya mengandung senyawa yang disebut dengan isoflavon. Nah. isoflavon sendiri merupakan zat yang bertugas dalam mencegah kerusakan sel akibat polusi, sinar matahari, atau sinar ultraviolet.
7. Meningkatkan kekebalan tubuh
Menjaga Imunitas Anak
- U-Report
Susu soya yang tinggi serat diketahui lebih berpengaruh baik terhadap pertumbuhan bakteri baik pada usus. Hal ini karena kandungan serat pada susu soya dengan formulasi khusus bisa menjadi sumber makanan bagi bakteri baik.
Bakteri baik usus dapat memberikan dampak yang besar terhadap kekebalan tubuh anak, di antaranya menjaga keseimbangan sel-sel imun, serta memproduksi asam lemak, asam amino, dan vitamin yang semuanya dapat meningkatkan fungsi sistem imun.
Pertimbangan memberikan susu soya pada Si Kecil
Waspada reaksi alergi
Salah satu alasan orang tua memilih memberikan susu kedelai untuk Si Kecil adalah kondisi alerginya terhadap protein susu sapi. Namun, pada 10 hingga 14 persen Si Kecil yang alergi protein susu sapi juga ditemukan alergi terhadap protein kedelai. Oleh sebab itu, tetap waspada terhadap kemungkinan reaksi alergi yang dapat muncul saat pemberian susu kedelai. Lebih lanjut lagi, pemberian susu kedelai untuk Si Kecil sebaiknya ditunda hingga anak berusia satu tahun, kecuali terdapat indikasi jelas.Â
Perhatikan kebutuhan makronutrien
Jumlah kalori total pada susu kedelai lebih rendah dibandingkan susu sapi, padahal anak membutuhkan kalori sebagai sumber energi untuk pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Jadi, berikanlah makanan tinggi kalori pada anak untuk memastikan kebutuhannya tercukupi.