SOROT 549

Mengawal Pemilu

Suasana pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019, 17 April 2019
Sumber :
  • VIVA/Beno Junianto

Aplikasi MataMassaAplikasi MATAMASSA

img_title Jejak Pemantau Pemilu di Tanah Air

Koordinator MataMassa Jackson Simanjuntak mengatakan, AJI Jakarta memutuskan menjadi pemantau, karena sudah punya pengalaman di tahun 2014 sekaligus ingin berpartisipasi  di Pemilu 2019 yang sangat berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemantauan dilakukan di lokasi-lokasi yang telah ditetapkan (per-daerah) dan jika ditemukan adanya pelanggaran langsung dilaporkan. Selanjutnya, laporan yang masuk akan diklasifikasikan berdasarkan jenis pelanggaran, sebelum akhirnya dilaporkan ke Bawaslu RI," ujar Jackson. 

img_title Para Pemantau Pemilu

Senafas dengan AJI yang mengedepankan independensi, MataMassa juga menjanjikan independensi sebagai bentuk pertanggungjawaban publik. "Independensi yang ditawarkan MataMassa adalah informasi yang berasal dari lapangan dan dapat diverifikasi kebenarannya," ujar Jackson. 

Kredibilitas

img_title Ketua Bawaslu: Sudah Tiga Pemantau Pemilu Asing Terakreditasi

Komisioner Badan Pengawas Pemilu Fritz Edward Siregar mengatakan, keberadaan lembaga pemantau harus seizin Bawaslu. Saat ini total jumlah pemantau pemilu baik dari dalam maupun luar negeri berjumlah 138. Mereka harus mendaftar dan mendapat sertifikasi dari Bawaslu. Fritz mengatakan, lembaga atau perorangan yang ingin terlibat harus memenuhi syarat administrasi, yaitu independen dan memiliki sumber dana yang jelas. Sedangkan khusus pemantau dari luar negeri ditambah memenuhi persyaratan mempunyai kompetensi dan pengalaman sebagai pemantau Pemilu di negara lain.

sorot pemantau pemilu 2019

Pemantau pemilu sedang memantau jalannya pemungutan suara Pemilu 2019

Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU Arief Budiman juga membenarkan keterlibatan pemantau lembaga Pemilu yang kini makin banyak. "Iya, dari luar negeri sekitar 30 an, yang ikut bergabung 12-19 an. NGO internasional ada 9 organisasi internasional, ditambah pemantau pemilu lokal, NGO domestik, kemudian perwakilan kementerian lembaga negara, jadi total delegasi yang ikut 208 delegasi," ujar Arief. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para lembaga pemantau Pemilu tersebut juga melibatkan publik untuk memberikan masukan. Rully Achdiat dari Kawal Pemilu mengatakan, mekanisme yang mereka lakukan adalah meminta relawan datang ke TPS setelah penghitungan, lalu memfoto C1 Plano yang telah sah dan ditandatangani,  lalu upload ke http://upload.kawalpemilu.org berdasarkan hirarki lokasi tps (Prov/Kab/Kec/Kel dan nomor tps).

"Setelah itu ada *Moderator* yang kemudian memverifikasi lalu melakukan data entri. Hasilnya langsung tertabulasi dan bisa dilihat publik di http://kawalpemilu.org. Publik juga dapat melakukan drill down data dari level Prov/Kab/Kec/Kel hingga TPS dan melihat data mentah C1," ujar Rully. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut