- VIVA/Beno Junianto
"Bukan hanya mengakses di TPS. bahkan, mereka dari rumah-rumah juga bisa mengakses siapa pemilihnya, siapa peserta Pemilunya, bagaimana profilnya. Bahkan di bagian akhir mereka bisa mengakses hasil penghitungan suara, ini kita mau tunjukkan kepada pemantau dan delegasi luar negeri," tutur Arief Budiman.Â
Berikutnya, ujar Aried Budiman, KPU ingin mempromosikan demokrasi Indonesia yang baik kepada banyak negara dan sebetulnya praktek ini sudah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir dan banyak negara kemudian mengadopsi cara berpemilu yang dilakukan di Indonesia.
"KPU RI dalam beberapa kesempatan sering diundang untuk bicara tentang pemilu di Indonesia. Bahkan, beberapa ahli pemilu kita diundang untuk jadi adviser dari berbagai negara dalam menjalankan pemilu," ujar Arief menegaskan.Â
Kehadiran lembaga pemantau Pemilu menjadi harapan untuk pelaksanaan Pemilu yang jujur dan kredibel. Hasil yang disampaikan lembaga Pemilu yang independen dan lepas dari kepentingan politik harusnya bisa membuat perselisihan di publik yang meragukan laporan KPU selesai. Setiap pihak penyelenggara Pemilu, termasuk KPU dan Bawaslu sudah berjuang keras demi selesainya Pemilu paling kompleks se-dunia ini. Semoga hasilnya bisa diterima sebagai sebuah kemenangan bersama. (mus)
Baca Juga
Jejak Pemantau Pemilu di Tanah Air