SOROT 549

Mengawal Pemilu

Suasana pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019, 17 April 2019
Sumber :
  • VIVA/Beno Junianto

"Bukan hanya mengakses di TPS. bahkan, mereka dari rumah-rumah juga bisa mengakses siapa pemilihnya, siapa peserta Pemilunya, bagaimana profilnya. Bahkan di bagian akhir mereka bisa mengakses hasil penghitungan suara, ini kita mau tunjukkan kepada pemantau dan delegasi luar negeri," tutur Arief Budiman. 

img_title Jejak Pemantau Pemilu di Tanah Air

Berikutnya, ujar Aried Budiman, KPU ingin mempromosikan demokrasi Indonesia yang baik kepada banyak negara dan sebetulnya praktek ini sudah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir dan banyak negara kemudian mengadopsi cara berpemilu yang dilakukan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"KPU RI dalam beberapa kesempatan sering diundang  untuk bicara tentang pemilu di Indonesia. Bahkan, beberapa ahli pemilu kita diundang untuk jadi adviser dari berbagai negara dalam menjalankan pemilu," ujar Arief menegaskan. 

img_title Para Pemantau Pemilu

Kehadiran lembaga pemantau Pemilu menjadi harapan untuk pelaksanaan Pemilu yang jujur dan kredibel. Hasil yang disampaikan lembaga Pemilu yang independen dan lepas dari kepentingan politik harusnya bisa membuat perselisihan di publik yang meragukan laporan KPU selesai. Setiap pihak penyelenggara Pemilu, termasuk KPU dan Bawaslu sudah berjuang keras demi selesainya Pemilu paling kompleks se-dunia ini. Semoga hasilnya bisa diterima sebagai sebuah kemenangan bersama. (mus)

Baca Juga

img_title Ketua Bawaslu: Sudah Tiga Pemantau Pemilu Asing Terakreditasi

Jejak Pemantau Pemilu di Tanah Air

Para Pemantau Pemilu

Penghitungan Surat Suara Pemilu. (Foto Ilustrasi)

Lembaga Pemantau Jaga Pemilu Temukan 914 Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu

Lembaga pemantau pemilu Jaga Pemilu menemukan 914 kasus dugaan pelanggaran Pemilu 2024 berdasarkan laporan yang dihimpun mulai 29 Agustus 2023 hingga 19 Maret 2024.

img_title
VIVA.co.id
27 Maret 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut