Target Kenaikan Cukai Harus Dialokasikan untuk Kesehatan

Rokok.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Martri Agoeng berharap proporsi target kenaikan cukai tembakau sebesar 5,78 persen, yaitu dari Rp141,7 triliun menjadi Rp149,88 triliun, dapat dialokasikan lebih banyak untuk kesehatan.

img_title Jaga Pasar Domestik, Purbaya Bakal 'Binasakan' Rokok Ilegal

"Jadi, dana kesehatan perlu ditingkatkan, karena kesehatan adalah faktor yang paling terkena dampak langsung dari peningkatan konsumsi dan produksi hasil tembakau. Tak memadai bila kesehatan justru punya alokasi anggaran yang minim," kata Martri Agoeng, anggota Badan Legislatif DPR ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, untuk meminimalisasi dampak langsung kesehatan dari yang ditimbulkan dari produk olahan tembakau berupa rokok, Fraksi PKS mengusulkan agar harga rokok dinaikkan setinggi-tingginya.

img_title Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, GAPPRI: Selamatkan Jutaan Pekerja IHT Nasional

"Memang ada ekses, adanya rokok ilegal atau rokok lintingan. Tapi, sebenarnya, pemuda merokok lebih karena gaya hidup alias lifestyle. Lebih karena ingin disebut orang keren, ngetrend. Itu gaya anak muda sekarang," jelas Anggota Komisi VI ini, Kamis 25 Agustus 2016.  (webtorial)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta

Wamenperin Apresiasi Menkeu Purbaya Tahan Kenaikan Cukai Rokok: Langkah Strategis!

Keputusan Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun 2026 mendapat apresiasi Wamenperin, Faisol Riza.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut