Polisi Kejar Satu Lagi Admin STM Diduga Dalang Rusuh

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono
Sumber :
  • istimewa

VIVA – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya masih memburu seorang pelaku penghasutan hingga membuat demo menolak Undang Undang Cipta Kerja Omnibus Law sempat rusuh pada 8 dan 13 Oktober 2020.

img_title Farhan Siswa SMAN 62 Tulis Surat Minta DIbebaskan dari Rutan usai Ditangkap karena Demo, Begini Respons Polisi

"Satu lagi masih kami kejar," ucap Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu, 21 Oktober
2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu orang yang diburu ini masih ada kaitannya dengan MLAI, WH, dan SN. Mereka adalah admin dan anggota grup Facebook STM se-Jabodetabek. 

img_title Demo GenZ Memanas di Madagaskar, Presiden Rajoelina Bubarkan Pemerintahan

"Akun namanya STM se-Jabodetabek di FB dan adminnya MLAI dan WH. Dia posting di FB undang teman-teman STM, SMK se-Jabodetabek untuk ikut tanggal 8 sampai 13 Oktober di Istana dan DPR RI. Tujuan demonya harus rusuh dan ricuh," katanya.

Sebelumnya diberitakan Polda Metro Jaya menangkap tiga pemuda yang diduga sebagai penggerak pelajar untuk berbuat rusuh saat unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja, pada 8 dan 13 Oktober 2020.

img_title George Soros Dituding Bohir Demo Rusuh di Indonesia, NED hingga Rockefeller Terseret

Tiga pelaku ini sebagai provokator, penghasut, hingga menyebarkan ujaran kebencian. Mereka adalah MLAI (16 tahun), WH (16 tahun) dan SN (17 tahun).

"Polda Metro Jaya dalam hal ini Direktorat Krimsus Polda Metro Jaya telah mengamankan tiga orang yang memang sebagai provokasi, penghasutan, serta ujaran kebencian dan berita bohong yang tersangkut masalah demo kemarin untuk undangan yang STM itu," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus saat dihubungi, Senin malam, 19 Oktober 2020. (ase)
 

Kendaraan Polisi Tabrak Demonstran di Maroko

Kendaraan Polisi Tabrak Demonstran di Maroko, Korban Dilaporkan Tewas tapi Dibantah Pejabat

Demo Gen Z di Maroko ricuh, kendaraan polisi dilaporkan menabrak demonstran hingga tewas. Pejabat bantah kabar kematian, ratusan orang ditangkap.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut