Demo Tolak UU TNI Ricuh, Massa Lempar Molotov dan Kembang Api ke Polisi di Depan DPR

Tak terima aksi mereka dihentikan, para demonstran merespons dengan melempar bom molotov dan kembang api ke arah aparat keamanan.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Jakarta, VIVA — Aksi unjuk rasa menolak revisi UU TNI yang digelar di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis 27 Maret 2025, berujung ricuh. Massa melakukan perlawanan setelah aparat kepolisian melakukan upaya pembubaran paksa.

Demo Buruh-Mahasiswa di DPR Ricuh, Polisi Sebut Karena Ulah Penyusup

Bentrok pecah di depan DPR RI Jalan Gatot Subroto, ketika polisi mulai menyemprotkan air dari mobil water cannon untuk membubarkan massa. Tak terima aksi mereka dihentikan, para demonstran merespons dengan melempar molotov dan kembang api ke arah aparat keamanan.

Suasana semakin memanas saat peserta aksi meneriakkan seruan “revolusi” sambil menghujani polisi dengan benda-benda lainnya.

Tol Dalam Kota Lumpuh! Massa Demo DPR Lempar Batu, Bakar Ban, hingga Serbu Polisi

Salah seorang demonstran bahkan terdengar berteriak, “Woy, gue bayar pajak!”, mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap kebijakan pemerintah.

Menyikapi aksi unjuk rasa yang berpotensi anarkis, pihak kepolisian telah menyiagakan 1.824 personel gabungan di sekitar kawasan DPR RI. Pasukan ini terdiri dari anggota Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemprov Jakarta, serta instansi terkait.

Demo Buruh Hari Ini, Golkar Ingatkan Kritik ke DPR Jangan Jadi Ajang Kebencian

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, menyatakan bahwa kehadiran aparat bertujuan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah massa aksi masuk ke dalam kompleks DPR RI.

“Dalam rangka pengamanan aksi penyampaian pendapat dari mahasiswa dan beberapa aliansi, kami melibatkan 1.824 personel gabungan,” ujar Susatyo dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Kericuhan yang terjadi di depan Gedung DPR RI juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi. Beberapa ruas jalan mengalami kemacetan akibat demonstrasi dan pengamanan ketat dari aparat.

Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Muhammad Nas temui massa ojol depan Mako Brimob

Momen Jenderal Kostrad Temui Massa Ojol di Kwitang: Saya Hadirkan Komandan Brimob, Kalian Tenang!

Sejumlah anggota TNI -- baik dari Kostrad maupun Marinir kemudian mengajak massa ojol untuk berdialog dan menghentikan pelemparan kepada petugas Brimob

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025