Kaum Romantis Dibalik Wacana Presiden 3 Periode

M Qodari jadi penasihat relawan Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024
Sumber :
  • VIVA/Vicky Fajri

VIVA – Beberapa waktu terakhir ini, pemberitaan nasional diisi dengan wacana perpanjangan masa jabatan Presiden menjadi 3 periode melalui Amandemen UUD 1945. Ide untuk melanjutkan Jokowi sebagai Presiden RI 3 periode ini, mulanya dimunculkan oleh pengamat politik M. Qadari.

img_title Mantan Presiden Kongo Joseph Kabila Divonis Hukuman Mati karena Makar

Munculnya ide ini langsung direspon beragam oleh sejumlah elemen masyarakat, seperti salah satunya dari Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus. Lucius menilai munculnya ide ini sebenarnya bukan fenomena yang aneh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hampir setiap akhir masa jabatan penguasa yang telah memimpin selama dua periode, isu perpanjangan masa jabatan Presiden RI selalu saja berhembus. Lucius mengingatkan bagaimana isu serupa juga pernah terjadi di akhir masa jabatan Presiden SBY pada tahun 2014 silam.

img_title Istana Jelaskan Mengapa Presiden Menghindari Media Sosial

"Seperti SBY waktu itu pak Ruhut juga sempat mewacanakan keingigan untuk memperpanjang masa jabatan Presiden, hal yang sama sekarang muncul di periode kedua Presiden Jokowi. Saya kira ini adalah refleksi dari para pendukung yang merasa bahwa sepuluh tahun itu terasa pendek," kata Lucius

Menurut Lucius, sudah menjadi hal yang manusiawi ketika seseorang atau kelompok merasa dekat dengan seseorang kemudian dibayangi ancaman perpisahan, dia menjadi tidak rela dan berusaha memperpanjang hubungan. Hal itulah yang saat ini terjadi, dan ide itu disinyalir merupakan keinginan dari orang yang dekat dengan penguasa saat ini.

img_title Demo GenZ Memanas di Madagaskar, Presiden Rajoelina Bubarkan Pemerintahan

"Saya kira momen-momen seperti ini sering terjadi, ketika ada momen berpisah dan ada keinginan untuk memperpanjang hubungan. Kita anggap saja orang-orang yang mewacanakan jabatan presiden tiga periode ini adalah tipe orang-orang yang sangat romantis, yang merasa hubungannya dengan Jokowi sangat dekat dan tak terasa waktu sepuluh tahun sebentar lagi akan habis. Lalu menginginkan perpanjangan, sangat manusiawi niatnya itu," kata Lucius

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, keinginan memperpanjang jabatan Presiden didukung oleh Relawan Jokowi-Prabowo 2024 atau Jokpro. Jokpro menilai, jika Jokowi harus menjadi Presiden 3 periode, maka Prabowo dianggap tepat menjadi wakilnya.

"Pasangan Jokowi Prabowo itu bisa terjadi kalau amandemen 1945 itu terjadi dan seandainya Jokpro 2024 terwujud maka akan menjadi paslon tunggal melawan kotak kosong sehingga Jokpro optimis Indonesia akan Aman damai sejahtera," kata Timothy Ivan Triyono.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut