Ratusan Gerai Masih Buka, Sour Sally Ungkap Strategi Hadapi COVID-19

Frozen Yoghurt Hitam Sour Sally
Sumber :
  • VIVA.co.id/Tasya Paramitha

VIVA – Bisnis kuliner atau makanan dan minuman masih mampu bertahan di tengah masa pandemi COVID-19. Walaupun, kinerja operasional bisnis turun drastis.

Tahun Depan Prabowo Bakal Tarik Utang Terbesar Sejak Era Covid-19, Segini Nilainya

Sour Sally misalnya, masih mampu membuka banyak gerai atau outletnya walaupun hanya setengah dari 250 gerai yang telah buka di mal-mal.

Hal itu dikatakan Donny Pramono, pemilik gerai yoghurt beku tersebut, di acara Satgas COVID-19 bertajuk ‘Upaya Meningkatkan Pemasukan Sektor UMKM Selama Masa Pandemi COVID-19’.

Takut Mati, Ivan Gunawan Depresi Gegara Kadar Gula Tinggi dan Saturasi Oksigen Anjlok

"Dari 250 yang kita buka per Oktober tinggal yang buka setengahnya saja, 100-120 itu pun dalam operasional perusahaan yang istilahnya margin keuntungan enggak ada," kata Donny, Selasa, 6 Oktober 2020.

Menurut Donny, meskipun margin keuntungan tidak didapat, tapi setidaknya gerai-gerai yang dibuka itu masih mampu menggaji para pegawai Sour Sally.

Bos Danantara: Kesepakatan Pembelian 50 Pesawat Boeing Sebelum Era COVID-19

Baca juga: UU Ciptaker Tak Hilangkan Cuti Hamil hingga Haid, Ini Penjelasannya

"Kita bertahan bukan hanya supaya bantu bayar gaji karyawan agar kita bertahan, kita lalui keadaan yang sangat genting seperti ini," tutur dia.

Donny pun mengungkapkan strategi utama supaya bisnisnya masih bisa terus beroperasi. Strategi itu tidak lain adalah mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kami betul-betul menerapkan protokol kesehatan seketat mungkin jadi harus ada peraturan dan sanksi jelas. Jadi kita menerapkan itu," ujarnya.

Dia menganggap, tanpa adanya kebijakan protokol kesehatan yang tegas, maka penyebaran wabah akan semakin meningkat, sebagaimana yang terjadi saat ini.

"PSBB bulan 4 sampai 6 kelihatannya solusi terhadap problem doesn't work. Kasusnya naik terus, mungkin kita bisa tekan kurva dengan cara lain dan bagaimana setidaknya ekonomi berjalan," ungkap Donny.

RDK LPS.

LPS Berpeluang Pangkas Lagi Suku Bunga Penjaminan ke Level Terendah, Ini Pertimbangannya

Purbaya mengatakan, pihaknya masih membuka peluang untuk kembali memangkas LPS Rate, sambil memonitor perkembangan ekonomi dan kondisi likuiditas perbankan secara umum.

img_title
VIVA.co.id
26 Agustus 2025