Transaksi E-Commerce Semester I-2021 Capai Rp186,7 triliun

Mendag Muhammad Lutfi.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) semakin banyak masuk ke ekosistem digital. Mereka gencar memanfaatkan platform e-Commerce sehingga memberikan peluang pendapatan lebih luas.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Oktober 2025: Antam Stagnan, Produk Global Bervariasi

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, hingga pertengahan Agustus 2021, sudah lebih dari 15 juta UMKM yang masuk ke ekosistem digital. Mencapai 22 persen dari total UMKM di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari 15 juta UMKM tersebut lebih dari 7 juta merupakan hasil onboarding selama kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2020 yang diluncurkan pada Mei 2020," katanya, Kamis, 26 Agustus 2021.

img_title Shopee dan Vidio Luncurkan Fitur Vidio Shopping untuk Perluas Pasar Produk-Produk UMKM dan Brand Lokal

Melihat pertumbuhan yang sangat positif ini, Lutfi mengaku percaya diri target Presiden Joko WIdodo untuk mendorong 30 juta UMKM masuk ke ekosistem digital bisa teralisasi pada 2023.

"Kami optimsi target pemerintah untuk mendorong 30 juta UMKM on boarding ke platform digital pada akhir 2023 akan tercapai dan bahkan akan melebih target yang ditetapkan oleh Pak Presiden," tegas Lutfi.

img_title Biro Hukum Sebut Pembahasan Raperda KTR Masih Dinamis, Aspirasi Rakyat Ditampung

Besarnya pertumbuhan ini menurutnya diimbangi dengan kualitas perdagangan yang baik. Tergambar dari transaksi e-Commerce yang selama Semester I-2021 tercatat telah mencapai Rp186,7 triliun.

"Selama Semester I-2021 juga tumbuh signifikan sebesar 63,4 persen dengan nilai transaksi mencapai Rp186,7 triliun dan diperkirakan pada akhir 2021 akan mencapai setidaknya Rp395 triliun," papar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi nilai, dia mengatakan, Indonesia juga berpeluang mendominasi ekosistem ekonomi digital dunia. Pada 2020 dikatakannya nilai ekonomi digital Indonesia mencapai Rp632 triliun dan 2030 ditargetkan menjadi Rp4.531 triliun.

"Sebagai salah satu negara terbesar di dunia sangat berpotensi menjadi pemain kunci dalam ekonomi digital dunia dan juga di kawasan lainnya seperti di ASEAN," tegas Lutfi.

Ilustrasi pembiayaan kredit

Inovasi Data Kredit Jadi Sorotan Forum Manajemen Risiko dan Inklusi Keuangan

Forum nasional membahas pemanfaatan data dan teknologi dalam manajemen risiko kredit serta upaya memperluas inklusi keuangan dan pertumbuhan UMKM.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut