Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen Diragukan, Begini Respons Luhut

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VIVA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan angkat bicara soal adanya pihak yang meragukan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2025 mencapai 5,12 persen secara tahunan alias year-on-year (yoy). 

img_title Harga Beras Sudah Turun, BPS: Redam Inflasi di September 2025

Mengenai hal tersebut, Luhut menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,12 persen itu sudah tergolong bagus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kira sudah bagus," kata Luhut kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Agustus 2025.

img_title Genap 25 Bulan Beruntun, Emas Perhiasan Inflasi 4,70 Persen di September 2025

Bahkan, Luhut menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih tinggi dari angka 5,12 persen jika penyederhanaan regulasi atau deregulasi dijalankan.

"Malah bisa lebih tinggi lagi kalau deregulasinya jalan," jelasnya.

img_title Minyak Kelapa Sawit hingga Perhiasan Dongkrak Ekspor RI di Januari-Agustus 2025

Sebelumnya diberitakan, Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Neraca dan Analisis Wilayah, Moh. Edy Mahmud melaporkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2025 mencapai sebesar 5,12 persen secara tahunan alias year-on-year (yoy), atau tumbuh 4,04 persen secara kuartalan atau quarter-to-quarter (qtq).

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 itu tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2024 lalu, yang sebesar 5,05 persen (yoy). Secara kuartalan, realisasi kuartal II-2025 ini juga lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2025, yang hanya sebesar 4,87 persen (yoy).

"Sehingga apabila dibandingkan dengan kuartal II-2024, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 tumbuh 5,12 persen secara year-on-year," kata Edy dalam konferensi pers, Selasa, 5 Agustus 2025.

"Dan apabila dibandingkan dengan kuartal I-2025 atau secara quarter-to-quarter (qtq), maka pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 tumbuh 4,04 persen," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edy menambahkan, perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II-2025 atas dasar harga berlaku, tercatat mencapai Rp 5.947 triliun.

Sementara jika berdasarkan harga konstan mencapai Rp 3.396,3 triliun. "Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2025 bila dibandingkan dengan kuartal II-2024 tumbuh sebesar 5,12 persen (yoy)," ujarnya.

Senior Vice President & Head of Asia The Rockefeller Foundation, Deepali Khanna

Pacu Pertumbuhan Kawasan Asia, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah AsiaXchange 2025

Pertemuan terkemuka para pemimpin global dan regional, yakni AsiaXchange 2025, akan digelar di Jakarta pada tanggal 6–8 Oktober 2025 oleh The Rockefeller Foundation.

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut