Microsoft Cuan Miliaran Dolar, tapi PHK Jalan Terus

Kantor Microsoft.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Dalam beberapa bulan terakhir, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri teknologi global semakin menjadi sorotan.

img_title Google PHK Ratusan Karyawan, AI Lagi-lagi Jadi Biang Kerok

Perusahaan-perusahaan besar yang selama ini dikenal stabil dan mapan tak luput dari langkah efisiensi ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya Microsoft, raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) yang justru mencatat kinerja keuangan sangat baik, namun tetap melakukan PHK dalam jumlah signifikan.

img_title Dampak Berat Shutdown AS, 750 Ribu PNS Terancam Kena PHK Massal

Fenomena ini menunjukkan adanya “paradoks” dalam bisnis teknologi saat ini, di mana satu sisi, perusahaan mampu membukukan pendapatan dan keuntungan besar, sisi lainnya, tetap memilih merampingkan struktur organisasi.

Bagi para pekerja, tentu hal ini menjadi tanda tanya besar sekaligus kekhawatiran terhadap masa depan dunia kerja, khususnya di sektor teknologi yang sedang gencar berinvestasi di bidang kecerdasan buatan (AI).

img_title ExxonMobil Pecat 2.000 Karyawan, Raksasa Minyak Dunia Lagi Hemat Besar-besaran

Microsoft kembali mengumumkan pemangkasan tenaga kerja dengan memberhentikan 42 karyawan yang berbasis di Redmond, Washington DC.

Gelombang PHK ini menjadi kelanjutan dari upaya berbulan-bulan perusahaan untuk merampingkan tenaga kerja di tengah lonjakan belanja untuk kecerdasan buatan (AI).

Sejak Mei 2025, lebih dari 15 ribu karyawan Microsoft secara keseluruhan telah di-PHK. Dengan pemangkasan terbaru, jumlah pekerja di negara bagian Washington yang terdampak telah melampaui 3.200 orang.

“Perubahan organisasi dan tenaga kerja adalah bagian penting dan rutin dalam mengelola bisnis kami. Kami akan terus memprioritaskan serta berinvestasi di bidang pertumbuhan strategis untuk masa depan kami, dan untuk mendukung pelanggan serta mitra kami,” kata juru bicara Microsoft, seperti dikutip dari The Seattle Times, Jumat, 12 September 2025.

Headset Microsoft.

Photo :
  • dw

Headset Microsoft.

Photo :
Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, sejak Mei 2025, Microsoft secara konsisten mengumumkan PHK setiap bulan.

Beberapa gelombang bahkan sangat besar, seperti lebih dari 6.000 karyawan yang diberhentikan pada Mei, dan tambahan 9.000 orang pada Juli.

Ironisnya, di tengah gelombang PHK tersebut, Microsoft justru melaporkan rekor pendapatan kuartalan dan laba untuk periode April–Juni 2025, yang merupakan kuartal terakhir tahun fiskal perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan meraup pendapatan sebesar US$76,4 miliar (setara Rp1.252 triliun) dengan laba US$27,2 miliar (setara Rp446 triliun).

Selain itu, untuk pertama kalinya Microsoft melaporkan kinerja divisi komputasi awan (cloud) Azure.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut