Microsoft Cuan Miliaran Dolar, tapi PHK Jalan Terus
- Istimewa
Divisi ini berhasil menembus pendapatan US$75 miliar (setara Rp1.230 triliun) tahun lalu, dengan tingkat pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan pesaing utamanya, Amazon Web Services (AWS).
CEO Microsoft Satya Nadella bahkan sempat mengakui adanya ketidakselarasan antara kesuksesan finansial perusahaan dengan pemangkasan tenaga kerja masif.
Ia menyebut situasi ini sebagai bentuk “ketidakpastian dan ketidaksesuaian yang tampak” di tengah situasi bisnis.
Microsoft bukan satu-satunya perusahaan teknologi besar yang melakukan langkah efisiensi. Amazon, Salesforce, hingga Oracle juga mengambil langkah serupa sepanjang 2025.
Langkah kolektif ini menunjukkan tren global di mana perusahaan teknologi besar memilih strategi efisiensi untuk menjaga daya saing di tengah perubahan industri, khususnya terkait investasi besar-besaran dalam kecerdasan buatan (AI).