5 Fakta Pembunuhan Ali bin Abu thalib

Ilustrasi Ali Bin Abi Thalib berperang
Sumber :
  • Website/bincangmuslimah.com

VIVA –Fakta pebunuhan Ali bin Abu thalib. Setelah melaksanakan shalat subuh Ali bin Abi Thalib, Khalifah Rashidin keempat dan Imam Syiah pertama, dibunuh pada 28 Januari 661 oleh seorang Khawarij bernama Abd al-Rahman bin 'Amr bin Muljam al-Muradi di Masjid Agung Kufah, yang terletak di Irak sekarang.

img_title Penemu Jasad Pelaku Pembunuhan di Pacitan Diberi Penghargaan Polisi

Ali meninggal karena luka-luka yang dialaminya setelah dua hari  Abd al-Rahman menebas dengan pedang berlapis racun. Dia berusia 62 atau 63 tahun pada saat kematiannya pada 21 (atau 19) Ramadan 40 H, setara dengan 28 Januari 661 M.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbunuhnya  Ali bin abu thalib memiliki fakta-fakta yang mengejutkan di belakangnya, melalui berbagai sumber seperti Artikel Al-Islam.org yang berjudul The Life of the Commander of the Faithful Ali Ibn Abu Talib (as), Buku karya Ali al-sallabi yang berjudul Biography of Ali ibn Talib, dan tulisan karya Wilferd Madelung yang berjudul The Succession to Muhammad: A Study of the Early Calphate, Viva telah merangkum 5 fakta di balik pembunuhan Ali bin abu thalib sebagai berikut;

img_title Wawan Kabur usai Bunuh Keluarga Mantan Istri, Kini Ditemukan Tewas di Hutan

Berawal dari Perang Saudara

Ali terpilih sebagai khalifah setelah pembunuhan Utsman pada 656, tetapi menghadapi tentangan dari beberapa faksi termasuk Mu'awiya. Akibatnya, perang saudara Muslim pertama, yang dikenal sebagai Fitnah Pertama, menyusul pembunuhan Utsman, berlanjut selama empat tahun pemerintahan Ali, dan berakhir dengan penggulingan Khilafah Rashidin dan pendirian dinasti Umayyah oleh Mu 'awiyah.

img_title Buron Berhari-hari, Pelaku Pembunuhan Sadis di Pacitan Ditemukan Tewas Membusuk di Hutan

Ali setuju untuk melakukan arbitrase dengan Mu'awiya setelah Pertempuran Siffin pada tahun 657, sebuah faksi pasukannya memberontak melawannya. Ini kemudian dikenal sebagai Khawarij yang memisahkan diri. Mereka segera mulai meneror penduduk sipil dan mereka juga dihancurkan oleh pasukan Ali dalam pertempuran Nahrawan pada Juli 658.

Di Bunuh oleh Seorang Khawrij

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ali bin Abi Thalib merupakan kahlifah Rahsidin keempat dan juga menjadi Imam Syiah pertama. Ali di bunuh pada tangal 26 Januari 661 oleh seorang Khawarij bernama Abd al-Rahman bin 'Amr bin Muljam al-Muradi di Masjid Agung Kufah, yang terletak di Irak sekarang.

Ibn Muljam bertemu di Mekah dengan dua orang Khawarij lainnya, yaitu, al-Burak ibn Abd Allah dan Amr ibn Bakr al-Tamimi, dan menyimpulkan bahwa Ali, Mu'awia, dan gubernur nya di Mesir, Amr ibn al-As, yang harus disalahkan atas perang saudara yang terjadi.  

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut