SOROT 489

Cengkam Klan Soeharto

Foto Presiden Soeharto dan dan Ibu Tien di Dalem (rumah) Kalitan, Solo.
Sumber :
  • VIVA/Fajar Sodiq

Ia cuma terlihat muncul saat melayat Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew pada tahun 2015. Dan kemudian terdengar lagi ketika adiknya Siti Hediati Hariyadi, menyuarakan akan maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar pada Desember 2017.

img_title Prabowo: Soeharto Tak Mau Berkuasa dengan Senjata, Beliau Tampil karena Ada Vakum

sorot partai garuda - berkarya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lambang dari Partai Garuda, di Jakarta. (VIVA/VIVA/Fikri Halim)

img_title Elite PDIP Minta Pemberian Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto Dikaji Ulang: Mengabaikan Fakta Sejarah

Meski begitu, belakangan untuk Pemilu 2019. Muncul nama Partai Garuda. Parpol yang diketuai oleh Ahmad Ridha Sabana, mantan Presiden Direktur Televisi Pendidikan Indonesia (TPI), ini diyakini kuat menjadi representasi Tutut di kancah politik.

Meski kemudian dibantah Partai Garuda. Namun, sulit menyangkal jika partai baru ini memiliki aroma bukan dari keluarga Cendana.

img_title Tepat Hari Ini 4 Mei 43 Tahun yang Lalu: Indonesia Gelar Pemilu ke-4 di Era Orde Baru, Golkar Menang Telak


Titiek Sang Penerus

Medio Juli 2017, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), resmi menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka dalam dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Sebulan kemudian, Titiek Soeharto atau Siti Hediati Hariyadi, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, langsung mengeluarkan pernyataan agar Novanto mundur.

"Rasanya untuk kebaikan Golkar ke depan dan untuk menjaga marwah DPR saya mengharapkan agar ketua DPR bisa berbesar hati untuk mengundurkan diri," ujar Titiek.

sorot partai garuda - berkarya - Titiek Soeharto

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Titiek Soeharto (tengah) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Gedung Granadi, Jakarta. (ANTARA FOTO/ Reno Esnir)

Perempuan yang menjadi komisaris PT Abhimata Mediatama, yang menaungi Surya Citra Televisi (SCTV) ini diakui memang menjadi satu-satunya figur dari klan Soeharto yang bercokol di Senayan.

Sejak keputusannya masuk di Partai Golkar pada 2012, Titiek terbukti sukses di karir politik ketimbang Tutut. Mantan istri Prabowo Subianto ini pun meraup suara untuk duduk di DPR pada pemilu 2014.

Sejak itulah, Titiek bak menjadi perpanjangan tangan keluarga Soeharto di dunia politik. Di DPR ia didapuk menjadi Wakil Ketua Komisi IV, dan pernah juga menjadi wakil ketua umum Partai Golkar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran Titiek di kancah politik tidak bisa dianggap sepele. Ini ditunjukkan dengan sikap kerasnya meminta Novanto mundur dari kursi ketua umum usai dicokok KPK.

Jelas ini bukan kebiasaan normal di tubuh partai berlambang Beringin sejak puluhan tahun lalu berkuasa. Titiek seperti menegaskan, bahwa Golkar yang besar di zaman Soeharto memang harus dihidupkan kembali ruhnya. "Kita cukup prihatin dengan apa yang terjadi di Golkar," ujar Titiek kala itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut