Marak Kasus Keracunan, Puan Dorong Evaluasi Program MBG

Ketua DPR RI Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

Jakarta, VIVA – Ketua DPR RI Puan Maharani buka suara soal maraknya kasus siswa yang mengalami keracunan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

img_title Korban Keracunan MBG di Agam Sumbar Capai 119 Orang, 20 Masih Dirawat

Puan menyebut, harus ada evaluasi yang dilakukan terkait penyaluran program makan bergizi gratis (MBG) tersebut. Sehingga, pelaksanaannya lebih baik dan meminimalisir terjadinya keracunan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya harus selalu dilakukan evaluasi untuk bisa ditindaklanjuti, untuk bisa pelaksanaannya di lapangan bisa menjadi lebih baik," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 22 September 2025. 

img_title Puan Sebut MBG Harus Dievaluasi Total, Dukung Perpres Segera Diteken

Puan berharap, dengan evaluasi tersebut maka pelaksanaan program MBG ke depan menjadi lebih baik. 

"Dan jangan sampai kemudian anak-anak yang kemudian dirugikan," tutur dia.

img_title Menkes Sebut Status KLB Nasional Belum Bisa Ditetapkan Meski Marak Keracunan MBG

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang lalai membuat makan bergizi gratis (MBG) hingga menyebabkan keracunan akan dikenakan sanksi.

Hal itu ditegaskan Prasetyo merespons banyaknya kasus murid yang mengalami keracunan usai menyantap menu MBG.

"Harus (diberikan sanksi). Sanksi kalau memang itu adalah faktor-faktor kesengajaan atau lalai dalam melaksanakan SOP, tentunya akan ada sanksi kepada SPPG yang dimaksud," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat, 19 September 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Prasetyo memastikan sanksi tersebut tidak akan mengganggu operasional SPPG. Dengan demikian, penerima masih mendapatkan MBG, meski SPPG yang lalai mendapatkan sanksi.

"Tetapi juga sanksi yang akan diterapkan jangan sampai kemudian itu mengganggu dari sisi operasional sehingga mengganggu penerima manfaat untuk tidak mendapatkan MBG," lanjutnya.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten

Melihat Tahapan Sanitasi SPPG Polri yang Ketat Guna Pastikan MBG Higienis

Proses pencucian alat masak hingga ompreng (food tray) dilaksanakan secara berlapis.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut