Jobplanet Punya 600 Ribu Pengguna

Jobplanet merilis daftar perusahaan terbaik 2016
Sumber :
  • Twitter/JobplanetID

VIVA.co.id – Platform komunitas daring menampilkan informasi perusahaan dan lowongan kerja, Jobplanet, sudah eksis di Indonesia, selama lebih dari satu tahun. Jobplanet mengatakan, sejak hadir di Tanah Air pada Agustus 2015, pengguna mereka naik 200 persen. 

img_title Menguak Fenomena Office Frogging, Cara Gen Z Kabur dari Bos Toxic dan Gaji Kecil

"2015, pengguna Jobplanet 200 ribu, hingga sekarang 2016 meningkat 600 ribu. Peningkatan yang sangat signifikan," kata Chief Product Officer Jobplanet Indonesia, Kemas Antonius di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis 15 Desember 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, jumlah perusahaan di Jobplanet pun terus meningkat. Kemas mengatakan, dari 20 ribu perusahaan mendaftar pada 2015, kini bertambah menjadi 43.500.Dengan demikian, kenaikan mencapai 120 persen. 

img_title Nasib Sarjana Lulusan Ilmu Komputer, Dulu Karier Cemerlang dan Gaji Tinggi tapi Kini Sulit Dapat Kerja 

Selain sebagai platform penyaji lowongan kerja, Jobplanet juga menyediakan ulasan perusahaan, informasi gaji, dan kisi-kisi pertanyaan dalam wawancara kerja. 

Tetapi, saat ini, peringkat pertama untuk platform pencarian lowongan kerja masih diduduki oleh Jobstreet.com. 

img_title Maskapai Raksasa Ini Bakal PHK 4.000 Karyawan hingga 2030, Penggunaan AI Digenjot untuk Dongkrak Laba

Selama 10 tahun menjadi pionir di industri situs pencari kerja, JobStreet.com Indonesia kembali menjadi peringkat nomor satu Top Brand 2016, dalam kategori penyedia situs pencarian lowongan kerja. JobStreet untuk kedua kalinya meraih nomor satu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Frontier Consulting Group.  

Jobstreet, merupakan bagian dari Grup SEEK Asia sejak November 2014, dengan jumlah pengguna 3,5 juta pada 2015. (asp)

Ilustrasi Gen Z.

Gen Z Lebih Pilih Profesi yang Dianggap Membosankan daripada Jabatan Bergengsi, Kok Bisa?

Gen Z kini memilih pekerjaan stabil dan membosankan, mencari keseimbangan hidup dan penghasilan pasti, bukan sekadar mengejar jabatan tinggi, simak alasannya.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut